Pleidoi Ahmad Musadeq cs: Tuntutan Jaksa Tidak Terbukti

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Kamis, 16 Feb 2017 20:08 WIB
Sidang pleidoi Musadeq cs (Edo/detikcom)
Jakarta - Terdakwa Ahmad Musadeq cs menolak tuntutan jaksa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Eks pimpinan Gafatar ini menganggap tuntutan jaksa telah mengabaikan fakta-fakta di persidangan.

"Dasar tuntutan yang dibacakan adalah berita acara pemeriksaan sebelum persidangan ini dilakukan dan mengabaikan sama sekali bukti-bukti di persidangan. Maka tuntutan jaksa tersebut merupakan pelecehan atas persidangan," ujar Ahmad Musadeq dalam persidangan di PN Jaktim, Jl Dr Sumarno, Kamis (16/2/2017).

Dalam persidangan yang dipimpin oleh ketua majelis hakim Mohamad Sirad, Musadeq disidang bersama dua rekannya, yaitu Mahful Muis dan Andri Cahya. Ketiga terdakwa membacakan pembelaan secara bergantian.

Musadeq memohon kepada majelis hakim untuk melihat apa yang didakwakan dan dituntutkan oleh jaksa secara adil. Mereka meminta hakim melihat perkara ini dengan hati nurani.

"Oleh karena itu, tuntutan jaksa tersebut seharusnya ditolak," paparnya.

Musadeq menuturkan, selama sidang, jaksa terlihat memaksakan dakwaan supaya terbukti. Oleh karena itu, pihaknya juga menghadirkan saksi ahli untuk membantah dakwaan jaksa.

"Semua itu harus menjadi pertimbangan majelis hakim dalam mengambil keputusan dengan benar dan seadil-adilnya serta dapat dipertanggungjawabkan di hadapan Allah, Tuhan YME, di akhirat kelak," bebernya.

Pada sidang yang sama, eks pimpinan Gafatar, Mahful Muis, menyatakan fakta persidangan telah mengungkap seluruh tuntutan jaksa tidak terbukti. Bahkan unsur-unsur pidana penodaan agama dan makar tidak terpenuhi.

"Tidak terbukti secara sah dan meyakinkan. Oleh sebab itu, berdasarkan prinsip keadilan Ketuhanan Yang Maha Esa, kami para terdakwa memohon Yang Mulia Majelis Hakim membebaskan kami dari segala tuntutan jaksa," tutup Mahful. (ed/rvk)