DetikNews
Kamis 02 Februari 2017, 20:17 WIB

Bila Bambang Brodjo Jadi Presiden IFAD, Jokowi Cari Menteri Baru

Danu Damarjati - detikNews
Bila Bambang Brodjo Jadi Presiden IFAD, Jokowi Cari Menteri Baru Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mencalonkan diri sebagai Presiden Dana Internasional untuk Pengembangan Pertanian (International Fund for Agricultural Development/IFAD). Jika terpilih, Bambang akan meninggalkan kursi Menteri Bappenas.

Lalu bagaimana dengan posisi yang ditinggalkan Bambang?

Bila Bambang benar-benar terpilih jadi Presiden IFAD, Presiden Jokowi bakal mencari nama baru untuk mengisi kekosongan posisi yang dia tinggalkan.

"Kalau Pak Bambang Brodjo jadi Presiden IFAD, itu Presiden akan mengganti Pak Bambang, dong," kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi saat dihubungi, Kamis (2/2/2017).

Meski demikian, Johan tak tahu-menahu apakah Bambang sudah mengajukan pengunduran diri dari kabinet atau belum. Pencarian nama baru untuk mengisi posisi Menteri PPN/Kepala Bappenas akan dilakukan bila Bambang mengajukan pengunduran diri.

"Kalau dia terpilih dan dia mengajukan pengunduran diri, tentu akan dicari penggantinya," ujar Johan.

Namun Johan belum tahu bagaimana sebetulnya sikap Jokowi terhadap langkah Bambang menuju pencalonan Presiden IFAD. Sebagaimana diketahui, Bambang siap mundur dari Bappenas bila terpilih jadi Presiden IFAD.

Bambang mengaku langkahnya ini didukung Jokowi. Posisi di IFAD bisa merepresentasikan Indonesia di dunia internasional.

"Ini kan penugasan negara. Artinya Presiden sangat mendukung saya maju ke sana, karena Presiden juga ingin Indonesia punya representasi yang baik di internasional," kata Bambang di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (1/2) kemarin.

IFAD merupakan lembaga khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyediakan pendanaan dan menggerakkan sumber-sumber tambahan untuk berbagai program khusus untuk pengembangan ekonomi wilayah miskin, terutama dengan mengembangkan produktivitas agrikultur.
(dnu/erd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed