KPK akan Rapat dengan Plt Gubernur DKI Bahas Kasus Reklamasi

Andhika Prasetia - detikNews
Rabu, 18 Jan 2017 18:19 WIB
Pimpinan KPK Rapat dengan DPR / Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - KPK sedang mengumpulkan data terkait kasus suap proyek reklamasi. Guna keperluan penyidikan, KPK akan menggelar rapat dengan Plt Gubernur DKI Sumarsono dalam waktu singkat.

"Kita sedang kumpulkan data, terutama mungkin hari Jumat kita ada rapat mengundang Plt Gubernur untuk dana-dana yang terkait dari sumbangan kompensasi dari pengembang," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2017).

Nantinya, Sumarsono akan ditanya apakah dana suap reklamasi masuk ke APBD. Selain itu, KPK akan menanyakan apakah Pemprov DKI Jakarta mengalami kerugian.

"Kita tanya masuk APBD atau tidak, menyalahi aturan atau tidak, mengalami kerugian atau tidak. Jadi, kalau tidak salah hari Jumat mengundang Plt Gubernur untuk masalah itu," lanjut Agus.

Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 13 Tahun 2016 tentang tindak pidana korporasi menjadi 'senjata baru' untuk KPK. Namun, Agus mengatakan masih mengumpulkan data apakah perusahaan terkait proyek reklamasi dapat terjerat pidana korporasi.

"Belum sampai situ. Kita masih mengumpulkan data," pungkasnya.

Sebagai informasi, pembahasan Raperda terkait reklamasi ini tak kunjung selesai selepas KPK mencokok salah satu anggota DPRD DKI waktu itu, Mohamad Sanusi, kaitannya dengan pembahasan Raperda itu. Sanusi tertangkap tangan telah menerima suap dari mantan Presdir PT Agung Podomoro Land (APL) Ariesman Widjaja. Uang sebesar Rp 2 miliar diberikan terkait pembahasan raperda reklamasi.

Selain Sanusi, Ariesman Widjaja serta Trinanda Prihantoro selaku Personal Assistant di PT APL juga ditetapkan sebagai tersangka. Kini, Ariesman sudah divonis 3 tahun bui dan Sanusi divonis 7 tahun bui. (dkp/rvk)