DetikNews
Selasa 10 Jan 2017, 15:29 WIB

Kasus Dugaan Makar

Soal Deposito Rp 300 Juta, Rachmawati: Itu Uang Pribadi Saya

Bisma Alief Laksana - detikNews
Soal Deposito Rp 300 Juta, Rachmawati: Itu Uang Pribadi Saya Rachmawati Soekarnoputri (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkap adanya aliran dana dari Rachmawati Soekarnoputri, tersangka dugaan makar, kepada tersangka Alvin Indra sebesar Rp 300 juta. Uang tersebut adalah hasil pencairan deposito Rachmawati.

Rachmawati pun membenarkan adanya aliran uang kepada Alvin. Dia menyebut uang itu adalah hasil jerih payahnya sebagai pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno. Dia menyangkal bahwa uang Rp 300 juta tersebut merupakan dana dari sponsor dan untuk dugaan makar.

"Betul (uang dikirim ke rekening Alvin)," kata Rachmawati seusai audiensi dengan Wakil Ketua DPR Fadli Zon di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/1/2017).

"Itu memang dari saya pribadi, uang jerih payah saya bertahun-tahun. Terus terang saya kan bukan pengangguran, saya kan memimpin kampus Universitas Bung Karno. Kalau ada fitnah lagi dapat sponsor, sponsor siapa. Ini betul-betul fitnah, dibuat seolah-olah ada aliran dana," imbuhnya.

Menurut Rachmawati, uang Rp 300 juta tersebut akan digunakan untuk keperluan logistik dan transportasi para peserta demo pada tanggal 2 Desember 2016 di depan gedung DPR/MPR. Rachmawati mengatakan sudah ada sekitar 20 ribu orang yang siap untuk menggelar aksi pada saat itu. Rachmawati juga mengaku sering memberikan uang kepada mahasiswanya saat ingin melakukan demo.

"Kan mereka mau demo, 20 ribu orang untuk logistik, makan-minum kan biasa. Juga untuk transpor. Kalau dihitung-hitung saja, paling berapa Rp 300 juta untuk 20 ribu orang, paling seorang dapat Rp 15 ribu, itu buat apa sekarang, paling makan bakso," ujar Rachmawati.

"Di dunia kampus kan juga ada, kadang-kadang mereka ikut demo-demo minta untuk logistik juga saya kasih," lanjutnya.

Sebelumnya, Kombes Argo Yuwono mengatakan Rachmawati mencairkan deposito sebesar Rp 300 juta pada bulan November 2016. Polisi menduga dana tersebut untuk kegiatan operasional makar.

"Dari hasil pengecekan, Rachmawati ada mencairkan deposito Rp 300 juta, dikirim ke rekening Alvin Indra," kata Argo kepada detikcom, Senin (9/1) kemarin.







(dhn/fjp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed