Tutup Tabligh Akbar, Aa Gym: Perbedaan Itu Karunia Allah

Haris Fadhil - detikNews
Senin, 09 Jan 2017 17:51 WIB
Foto: Haris Fadhil/detikcom
Jakarta - Tabligh akbar dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad di Kepulauan Seribu berakhir dengan tertib. Panitia penyelenggara langsung membersihkan dan merapikan Mesjid Jami Al-Makmuriyah seusai salat ashar berjemaah.

Sejumlah panitia terlihat mengutip sampah dan merapikan karpet yang digunakan sebagai tempat duduk peserta tabligh akbar sekitar pukul 15.40 WIB. Salah satu panitia, Soleh, menjelaskan sampah yang telah dikumpulkan nantinya akan diangkut oleh petugas kebersihan.

"Itu kita kumpulin saja. Nanti petugas kebersihan yang angkut," kata Soleh di lokasi acara, Senin (9/1/2017).

Tabligh akbar ini sendiri diisi ceramah oleh KH Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym. Dalam ceramahnya, ia mengajak warga menghargai keberagaman dan merawat kemajemukan.

"Perbedaan itu karunia Allah. Yang jadi masalah bukan perbedaannya, tapi emosional dalam menghadapi perbedaan," seru Aa Gym.

Aa Gym mengajak warga menahan emosi dan menghadapi masalah dengan pikiran yang jernih. Ia menyayangkan adanya insiden kekerasan yang terjadi akibat perbedaan.

"Ada yang sampai pukul-pukulan. Bonyok-bonyok begitu wajahnya. Aduh, janganlah sampai begitu kita, ya," ujar Aa Gym.

Ia mengimbau warga untuk terus merawat keberagaman. Dirinya mengklaim, selama berdakwah ia selalu menginginkan persatuan dan kesatuan yang terjaga.

"Indahnya kebersamaan kita. Saya dakwah sudah hampir 32 tahun dan inginnya negeri ini harus benar-benar kokoh, nggak mau pecah sama sekali. Demi Allah, saya nggak mau negeri ini pecah. Sudah takdirnya negeri ini beragam, suku beragam, agama beragam. Mari kita jaga sama-sama," imbaunya kepada warga.

Aa Gym sendiri langsung menuju ke dermaga Pulau Pramuka seusai acara. Ia menaiki speedboat yang membawanya ke Pelabuhan Marina, Ancol, Jakarta Utara.





(HSF/tor)