DetikNews
Selasa 27 Desember 2016, 18:32 WIB

Antisipasi Teroris, Polisi Bersenjata Sisir Keramba di Waduk Jangari Cianjur

Syahdan Alamsyah - detikNews
Antisipasi Teroris, Polisi Bersenjata Sisir Keramba di Waduk Jangari Cianjur Foto: Polisi sisir keramba (Alamsyah detikcom)
Cianjur - Polisi bersenjata laras panjang melakukan penyisiran dan mendata sejumlah Keramba Jaring Apung (KJA) di perairan Waduk Jangari, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Cianjur, Jawa Barat sekira pukul 14.00 WIB, Selasa (27/12/2016). Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi aksi terorisme.

Selain petugas kepolisian, terlihat juga beberapa anggota TNI dan Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Barat bergerak dari dermaga Jangari menggunakan dua buah perahu getek. Tim memfokuskan Blok Ciputri yang banyak dihuni KJA. Menurut catatan di blok itu ada sekitar 1.500 KJA yang aktif dan menjadi akses masuk dari wilayah Purwakarta dan Bandung Barat.

AKP Ahmad Supriatna Kapolsek Mande, Resor Cianjur menyebut jika kegiatan itu dilakukan sebagai bagian dari Operasi Lilin Lodaya 2016. Meski begitu, pihaknya tidak memungkiri, pendataan kepemilikan KJA juga sebagai imbas dari kasus terorisme di wilayah Purwakarta.

"Sifatnya sebagai antisipasi sekalian mendata pemilik KJA dan melihat langsung kondisi di dalam KJA itu sendiri. Hasil pantauan tidak ada aktivitas atau benda-benda yang mencurigakan di KJA," tutur Ahmad di salah satu KJA di Blok Ciputri.

Hasil pendataan polisi, jumlah KJA yang ada di Waduk Jangari saat ini tercatat ada 15 ribu yang tersebar di 18.000 hektar perairan waduk yang ada. "Pengawasan juga kita dilakukan di darat. Setiap yang masuk wilayah kita data, terutama para wisatawan asing," ujarnya.

Sementara itu tokoh masyarakat jaring apung Jangari, H. Aang menyambut positif langkah kepolisian dalam melakukan patroli dan pendataan terhadap keberadaan KJA. Meski selama ini, diakui dia, tidak pernah terjadi aktivitas-aktivitas yang mencurigakan apalagi mengganggu keamanan, seperti terorisme.

"Kita juga punya tim ronda khusus yang bertugas berkeliling dengan perahu malam hari untuk memantau kondisi wilayah. Semoga selalu kondusif di sini," ujar Aang.
(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed