detikNews
Senin 19 Desember 2016, 11:31 WIB

Diduga Terima SGD 25 Ribu, Hakim Casmaya Bersaksi di Pengadilan Tipikor

Rina Atriana - detikNews
Diduga Terima SGD 25 Ribu, Hakim Casmaya Bersaksi di Pengadilan Tipikor M Santoso (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -
Hakim Casmaya diduga terima uang SGD 25 ribu terkait penanganan perkara kasasi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Hari ini, dia bersaksi untuk terdakwa panitera pengganti PN Jakpus, Santoso, untuk menjelaskan hal tersebut.
Mengenakan safari berwarna cokelat, Casmaya hadir di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2016) sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah ditanyai identitasnya oleh ketua majelis hakim Sumpeno, Casmaya diambil sumpahnya.
Selain Casmaya, sedianya jaksa penuntut umum akan menghadirkan 3 orang saksi untuk Santoso. Hanya saja baru datang Casmaya dan pengacara Raoul A Wiranatakusumah. Sementara satu saksi lainnya, hakim Partahi Tulus Hutapea, belum tampak hadir.
Jaksa meminta Raoul diperiksa terlebih dahulu baru kemudian Casmaya. Oleh karena itu saat ini Casmaya masih meunggu dipanggil untuk memberikan keterangannya.
Kasus ini berawal saat PT MMS dan PT KTP berperkara di PN Jakpus. Pengacara PT KTP, Raoul, coba bermain-main dengan Santoso selaku penitera pengganti.
Raoul diduga memberi hakim Casmaya dan Partahi dengan total SGD 25 ribu, sedangkan Santoso diberi SGD 3000.
Uang diterima dari Raoul melalui anak buahnya, Ahmad Yani. Raoul kini telah dituntut 7,5 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsidair 6 bulan kuruangan. Sementara Ahmad Yani dituntut 4,5 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsidair 3 bulan penjara.



(rna/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com