detikNews
Minggu 18 Desember 2016, 10:19 WIB

Kasus Pengalihan Isu, Polri: Tak Hanya Eko Patrio yang Dirugikan, Kami Juga

Dewi Irmasari - detikNews
Kasus Pengalihan Isu, Polri: Tak Hanya Eko Patrio yang Dirugikan, Kami Juga Foto: Idham Kholid/detikcom
Jakarta - Karo Penmas Divisi Humas Polri Kombes Rikwanto mengatakan soal penangkapan teroris yang disebut sebagai pengalihan isu tak hanya merugikan anggota DPR Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, tetapi juga Polri.

Dalam situs pemberitaan Satelit News dikatakan bahwa anggota DPR Eko Patrio menyebut kasus penangkapan teroris hanyalah pengalihan isu.

"Penyelidik sudah lakukan penyelidikan dan telusuri. Konteksnya seolah yang dirugikan eko, tapi Polri juga dirugikan. Kita berkepentingan menelusuri dan minta tanggung jawab mereka. Kita tetap selidiki, kita dirugikan enggak hanya Eko," ujar Rikwanto usai acara sosialisasi Satgas Saber Pungli di Monas,Minggu (18/12/2016).

Terkait kasus pengalihan isu itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan penelusuran meski situs pemberitaan tersebut menyampaikan permintaan maaf.

"Kita kan enggak tahu mereka siapa, terdaftar enggak. Situs online resmi padahal belum tentu terdaftar. Ini nanti akan jadi preseden buruk jurnalisme. Kita akan buktikan," kata Rikwanto.

"Kita akan tanyakan maksud tujuannya bagaimana, seolah portal resmi yang bisa menyihir masyarakat dengan beritanya," imbuhnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta bukti kepada siapa pun yang menyebut penangkapan teroris sebagai pengalihan isu. Dia menegaskan bahwa pengungkapan aksi terorisme berdasarkan kinerja yang dilakukan institusinya.

"Anda mengatakan pengalihan isu ada datanya enggak? Kalau ada laporkan, jangan takut. Bila perlu kami dipanggil Komisi III DPR, kita jelaskan," tegas Tito di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (16/12).

"Kalau ada data, pelaku mengatakan ada rekayasa, fine, internal kita bila perlu saya pecat," ujarnya.
(nkn/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed