detikNews
Jumat 16 Desember 2016, 15:05 WIB

Polri Gagalkan Rencana Teror Bom, JK: Aparat Kita Luar Biasa

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Polri Gagalkan Rencana Teror Bom, JK: Aparat Kita Luar Biasa Foto: Ari Saputra
Jakarta - Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap belasan orang yang terlibat dalam jaringan terorisme di Indonesia. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) melihat itu sebagai keberhasilan.

"Jadi kita bersyukurlah bahwa aparat kita luar biasa. Ini masalah global, persoalan radikalisme itu masalah global," ujar JK di Markas Paspampres, Jalan Tanah Abang II, Jakarta Pusat, Jumat (16/12/2016).

Menurut JK, permasalahan terorisme tidak hanya masalah Indonesia. Namun dibandingkan di negara-negara seperti Iran, Iran, Turki dan Pakistan, kondisi Indonesia jauh lebih baik.

"Kita tidak kayak Pakistan, Iran, Irak atau Turki yang tidak ditangkap sampai dengan meledak. Kita sebelum meledak masih ditangkap kan," kata JK.

Di tempat berbeda, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menampik dugaan pengungkapan kasus terorisme hanya pengalihan isu.

"Rekan-rekan yang ada di Densus ini, Polri, ini bukan sutradara. Kami tidak pernah belajar jadi sutradara. Para tersangka yang ditangkap ini juga bukan aktor, bukan aktris yang pandai memainkan drama," ujar Tito di Rupatama Mabes Polri hari ini.

Menurut Tito mustahil ada orang yang bersedia 'dikorbankan' untuk rekayasa pengalihan isu. Sebab para terduga teroris ini diancam hukuman pidana berat.

"Jadi sutradara Hollywood seperti apapun yang jago, tidak akan mampu dia merekayasa kasus seperi ini. Karena mereka bukan aktor, ngapain juga dia pasang badan seolah-olah mau ngebom. Ini nanti ancaman bisa kena hukuman mati," sambung dia.

Mantan Kepala Densus 88 ini mengimbau masyarakat tidak terpengaruh dengan dugaan-dugaan yang disampaikan tanpa bukti. Sebab Polri punya kinerja profesional.






(fiq/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed