Bus Dipakai Parade 412, Ahok Yakin Dirut TransJ Beri Sanksi ke PPD

Niken Purnamasari - detikNews
Senin, 05 Des 2016 21:07 WIB
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Foto: Niken Purnamasari-detikcom
Jakarta - Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan PT TransJakarta harus memberi sanksi tegas soal disewanya bus armada PPD pada Parade Indonesia Kita. Penyewaan berlangsung pada Minggu (4/12).

"Enggak boleh itu, kita kenakan sanksi kepada PPD. Saya sudah dapat baca berita juga harusnya si Dirut (Direktur Utama PT TransJakarta) dia ngerti secara profesional akan dikenakan sanksi," kata Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/12/2016).

Ahok menjelaskan, dalam kejadian tersebut Direktur PT TransJakarta, Budi Kaliwono seharusnya sudah mengetahui laporan soal informasi penyewaan bus yang dilakukan PPD berada di bawah kontrak TransJakarta.

"Operator PPD saya kira secara profesional Anda wawancara ke dirut deh, pasti kalau dia profesional (akan beri tindakan, red). Saya enggak campur ya, saya sudah bukan lagi dinas. Saya yakin di dirut kalau dia profesional dia akan kasih sanksi ke PPD," sebutnya.

Terkait penyewaan armada bus untuk Parade Indonesia Kita, Direktur Utama (Dirut) PT TransJakarta Budi Kaliwono membantah tudingan armada bus TransJakarta disewakan untuk kegiatan partai politik. Menurutnya hal tersebut merupakan ketidaksengajaan yang dilakukan operator.

"TransJakarta sendiri enggak ada yang namanya disewa-sewain. Sampai saat ini kami belum sampai batas menyewakan bus seingat saya tidak pernah ada," kata Budi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (5/12).

Budi menjelaskan, bus yang pada hari Minggu (4/12/2016) kemarin digunakan ada di bawah kontrak TransJakarta dengan Perum PPD. Menurutnya, seluruh armada bus yang sudah dikontrak TransJakarta hanya boleh digunakan untuk operasional TransJakarta. (nkn/fdn)