Buka Pameran Foto Lenong Rumpi, Plt Gubernur Ingatkan Pentingnya Budaya Betawi

ADVERTISEMENT

Buka Pameran Foto Lenong Rumpi, Plt Gubernur Ingatkan Pentingnya Budaya Betawi

Haris Fadhil - detikNews
Jumat, 25 Nov 2016 21:12 WIB
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (Soni) membuka pameran foto bertajuk Bejana Perak yang diadakan Lenong Rumpi. Foto: Haris Fadhil/detikcom
Jakarta - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (Soni) membuka pameran foto bertajuk Bejana Perak yang diadakan Lenong Rumpi. Soni mengingatkan pentingnya pelestarian budaya Betawi.

"Saya ditugaskan di Jakarta meski sebentar, saya akan mencoba sekuat tenaga untuk membantu dan berkontribusi mengembangkan budaya Betawi," kata Soni dalam sambutannya di pembukaan pameran foto Lenong Rumpi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (25/11/2016).

Ditinggalkannya budaya Betawi menurut Soni terlihat dari konsep pembangunan Ibu Kota. Saat ini arsitektur pembangunan kota menurutnya bergaya barat.

"Saat ini Jakarta dibangun dengan gaya Amerika. Ada restoran fast food dan sebagainya dimana-mana, nah budaya Betawinya dimana?" tanya Soni.

Karena itu program pelestarian budaya Betawi harus dilakukan secara kontinyu. Soni juga menyebut program bantuan untuk Bamus Betawi.

"Yang sekarang ada dan sudah masuk programnya 2016 adalah Bamus Betawi. Di dalamnya adalah pengembangan kesenian, penampilan dan macam-macam lah," jelasnya.

Pameran foto bertajuk Bejana Perak yang diadakan Lenong Rumpi.Foto: Haris Fadhil/detikcom
Pameran foto bertajuk Bejana Perak yang diadakan Lenong Rumpi.


Bamus Betawi diperlukan sebagai badan yang secara administratif mengelola dana bantuan untuk pengembangan kebudayaan Betawi. Soni juga menyinggung usulan alokasi anggaran Rp 5 miliar pada tahun 2016 untuk Bamus Betawi namun sempat disetop Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Usulannya Rp 5 miliar disetop pak gubernur dengan berbagai pertimbangan, tapi saya melihat Jakarta tidak bisa lepas dari Betawi. Tapi enggak masuk akal kalau diberikan semuanya tinggal dua bulan. Maka rasionalnya diberikan separuh saja, tapi dengan catatan hidupkan budaya Betawi, semarakkan tahun baru dengan budaya Betawi," imbuhnya.

Pameran foto bertajuk Bejana Perak yang diadakan Lenong Rumpi.Foto: Haris Fadhil/detikcom
Pameran foto bertajuk Bejana Perak yang diadakan Lenong Rumpi.


Sementara itu Harry De Fretes yang dikenal lewat Lenong Rumpi ini menyebut pameran foto digelar untuk mengingatkan budaya Betawi.

"Tujuan dibuat pameran ini supaya generasi sekarang tahu kita pernah berjuang melestarikan budaya Betawi. Supaya kita bisa memberikan inspirasi untuk generasi muda agar ikut melestarikan budaya Betawi," ujarnya.

Pameran foto bertajuk Bejana Perak yang diadakan Lenong Rumpi.Foto: Haris Fadhil/detikcom
Pameran foto bertajuk Bejana Perak yang diadakan Lenong Rumpi.


Pembukaan pameran foto ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Catur Laswanto, serta beberapa artis seperti Tina Toon, dan Debby Sahertian. Pameran ini berlangsung dari 25 hingga 27 November 2016 di Ruangan Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta. (fdn/rvk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT