DetikNews
Rabu 23 November 2016, 11:20 WIB

Diperiksa Polisi, Buni Yani Siapkan Saksi Ahli untuk Pembelaan

Mei Amelia R - detikNews
Diperiksa Polisi, Buni Yani Siapkan Saksi Ahli untuk Pembelaan Buni Yani (kanan) didampingi pengacaranya Aldwin Rahadian/Foto: Lamhot Aritonang
FOKUS BERITA: Buni Yani Terdakwa
Jakarta - Buni Yani mengaku siap meladeni pertanyaan penyidik dalam pemeriksaan dirinya sebagai terlapor kasus UU ITE. Buni Yani bahkan menyiapkan saksi ahli untuk memberikan 'pembelaan'.

"Ada dari saksi ahli pidana, ahli IT dan ahli bahasa kita siapkan," ujar Buni Yani kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Buni tiba di Mapolda Metro Jaya sekitar pukul 10.30 WIB. Sosok yang berprofesi dosen ini didampingi oleh pengacaranya, Aldwin Rahadian.

Aldwin mengatakan, timnya sudah memiliki persiapan untuk menjawab pertanyaan penyidik dalam pemeriksaan kliennya sebagai terlapor.

(Baca juga: Ahok Jadi Tersangka, Kasus Buni Yani Masih Didalami)

"Tentunya persiapan khusus banyak, kita siapkan bukti-bukti yang menyangkut bahwa pak Buni ini tidak layak untuk dinaikkan baik itu terangka, terus prosesnya juga tidak layak untuk berlanjutkan di proses hukum," papar Aldwin.

Bukti-bukti tersebut, di antaranya screen shoot postingan sejumlah akun media sosial yang menunjukkan bukan Buni yang pertama kali mengunggah video Basuki T Purnama (Ahok) tersebut.

"Pak Buni Yani bukan yang pertama kali mengupload. Di akun-akun lain sebelum Pak Buni dengan durasi yang 30 detik itu kita akan sampaikan ke penyidik," lanjut Aldwin.

Buni Yani dilaporkan Kotak Adja pada 7 Oktober ke Mapolda Metro Jaya. Ketua Kotak Adja Muanas Alaidid mengatakan, suntingan video Ahok yang dipotong dalam akun facebook Buni Yani telah menimbulkan polemik di masyarakat yang kemudian menjustifikasi Ahok telah melakukan penistaan agama.

Akun facebook Buni Yani menurut pelapor telah memotong durasi video Ahok menjadi 31 detik dari total durasi utuh selama 1 jam 48 menit.

Soal dugaan penyuntingan video Ahok di Kepulauan Seribu, Buni Yani sudah beberapa kali menegaskan bukan dirinya yang pertama mengunggah video pidato Ahok ke medsos. "Saya sama sekali tidak mengubah apa-apa di dalam video tersebut," tegasnya.
(mei/fdn)
FOKUS BERITA: Buni Yani Terdakwa
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed