DetikNews
Rabu 02 November 2016, 13:35 WIB

Penyebab Kerbau yang Injak Bom Rakitan Mati: Luka karena Paku Berkarat di Tubuh

Bagus Kurniawan - detikNews
Penyebab Kerbau yang Injak Bom Rakitan Mati: Luka karena Paku Berkarat di Tubuh Foto: Edzan/detikcom
FOKUS BERITA: Kerbau Nahas di Bantul
Bantul - Anakan kerbau milik Subardi (64) yang terkena kom rakitan berisi ratusan paku itu akhirnya mati. Paku-paku berkarat yang menancap di bagian tubuh kerbau milik Subardi warga Dusun Sawahan, Desa Sumberagung Kecamatan Jetis Bantul itu menjadi salah satu penyebab matinya kerbau tersebut.

Dokter hewan dari Puskeswan Jetis Bantul sudah melakukan pengobatan. Namun luka-luka akibat tertancap puluhan paku itu di bagian tubuh kerbau tersebut membuat kerbau tersebut mati.

"Kondisi luka akibat terkena paku-paku itu cukup parah," kata drh Sinta Dewi, salah satu dokter hewan dari Puskeswan Jetis yang turut menangani kerbau milik Subardi, kepada wartawan, Rabu (2/11/2016).

Menurut dia, di tubuh bagian perut dan kaki banyak paku yang menancap dengan ukuran bervariasi antara 5-10 cm. Jumlah yang dicabut dari tubuh kerbau lebih dari 50-an paku.

"Masih sangat dimungkinkan ada banyak paku yang masih tertancap di dalam tubuh kerbau yang tidak bisa dilihat dengan kasat mata dan harus lewat rontgen dan mengenai organ vital," katanya.

Menurut dia, pada hari Selasa kemarin kerbau tersebut sudah diberikan suntikan antibiotik, vitamin dan anti radang. Bila mengalami luka biasa, kerbau tersebut bisa selamat.

"Mungkin karena kerbau tersebut kena bom yang isinya paku berkarat dan kemungkinan ada kandungan bahan kimia lainnya yang menyebabkan kerbau mati," kata Sinta.

Dia menambahkan berdasarkan penuturan Subardi, sebelum mati sekitar puku 23.00 WIB, kerbau sempat meronta-ronta. Hal itu sangat dimungkinkan karena rasa sakit yang dirasakan. "Kemungkinan kerbau kesakitan akibat paku yang masih ada di dalam tubuh kerbau," pungkas dia.
.
(bgs/try)
FOKUS BERITA: Kerbau Nahas di Bantul
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed