DetikNews
Rabu 02 Nov 2016, 03:40 WIB

Ingin Buat Museum Bertaraf Internasional, Agus Yudhoyono Dapat Apresiasi

Elza Astari Retaduari - detikNews
Ingin Buat Museum Bertaraf Internasional, Agus Yudhoyono Dapat Apresiasi Agus Yudhoyono saat Pidato Politik. (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Agus Harimurti Yudhoyono berniat ingin membangun monumen dan museum bertaraf internasional di Jakarta. Cagub DKI nomor urut satu itu pun mendapat apresiasi.

Apresiasi itu didapat dari Asosiasi Museum Indonesia (AMI). Agus dianggap sebagai cagub yang sangat memperhatikan nilai-nilai seni dan budaya.

"Kami mengapresiasi dan bangga kepada Cagub DKI Jakarta 2017, Bapak Agus Harimurti Yudhoyono yang mendukung permuseuman berstandar internasional sebagai destinasi utama Ibu Kota Jakarta," ungkap Ketua Umum AMI, Putu Supadma Rudana kepada detikcom, Selasa (1/11/2016).

Dengan memperhatikan permuseuman, Agus dianggap sebagai pemimpin yang sangat menghargai jasa dan perjuangan para pahlawan. Ide dan gagasan Agus menurut Putu perlu mendapat dukungan dari semua pelaku seni dan budaya, termasuk para stakeholder lainnya.

"Agar dunia dan anak cucu kita tahu kepahlawanan dan perjuangan besar bangsa Indonesia di masa silam," kata Wasekjen Partai Demokrat itu.

"Ini membuktikan bahwa Cagub Agus Harimurti Yudhoyono juga sangat memahami pengelolaan Ibu Kota Jakarta dari segi sejarah, seni dan budaya," imbuh Putu.

Pasangan cawagub Agus, Sylviana Murni pun dikenal sebagai sosok birokrat yang terus memperjuangkan hal-hal kebudayaan di DKI. Ia bahkan pernah tampil dalam opera pada acara Gebyar Museum Nusantara yang digelar oleh AMI beberapa waktu lalu.

Sylviana Murni saat main operaFoto: Muhammad Fida Ul Haq/detikcom
Sylviana Murni saat main opera
Saat ini AMI pun tengah mempersiapkan Pertemuan Nasional Museum Indonesia yang akan digelar di Yogyakarta pada 16-19 Mei 2017. Sebanyak 400 kepala museum dari seluruh Indonesia rencananya akan hadir.

"Harapannya bersama-sama bagaimana menyatukan visi, mensinergikan diri untuk membangun, mengembangkan dan memuliakan permuseumam Indonesia. Agar bagaimana museum Indonesia ke depan mendapatkan perhatian yang komprehensif," terang Putu.

Acara itu pun akan membahas segala kendala, tantangan, permasalahan serta hal-hal yang harus ditingkatkan lagi untuk permuseuman Indonesia. Selain itu juga ada lomba dan pameran pakaian daerah. Persiapan itu dibahas dalam rapat di Museum Transportasi, Taman Mini Indonesia Indah.

Pertemuan Nasional Museum Indonesia tersebut juga akan membahas permasalahan museum dalam kacamata pendidikan. AMI berharap agar museum-museum di Indonesia memiliki kontribusi penting dalam dunia pendidikan dan saat ini, disebut Putu, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kemendikbud.

Ketua Umum AMI Putu Supadma Rudana (berbatik). Foto: Dok. IstimewaFoto: Dok. Istimewa
Ketua Umum AMI Putu Supadma Rudana (berbatik). Foto: Dok. Istimewa
"Kami (AMI) juga sudah meminta kepada bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan agar hari Sabtu dijadikan sebagai Hari Museum, Hari Monumen, Hari Seni Budaya dan Hari Kunjungan perpustakaan agar museum ini bermanfaat bagi semua pihak terutama generasi muda dalam mencerdaskan kehidupan bangsa," jelas dia.

Pada acara itu, AMI berencana akan menghadirkan para kepada dinas pendidikan tiap daerah. Selain itu juga sejumlah tokoh atau figur yang memiliki keperdulian terhadap permuseuman di Tanah Air.

"Nantinya akan diberikan penghargaan oleh AMI. Semua tokoh-tokoh, termasuk tokoh utama seperti bapak permuseuman Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono juga akan kami undang karena merekalah yang selalu peduli kepada seni, sejarah dan budaya," ucap Putu.

Sebelumnya Agus Harimurti menyoroti soal pembangunan Jakarta dari sisi seni dan budaya. Ia ingin DKI Jakarta memiliki monumen atau museum bertaraf internasional yang dapat mengharumkan nama negara.

"Kita bangga, karena Jakarta adalah kota proklamasi, karenanya di masa depan Jakarta harus kaya dengan monumen dan museum sejarah bertaraf internasional, agar anak cucu kita dan juga dunia, tahu kepahlawanan dan perjuangan besar bangsa Indonesia di masa silam," tutur Agus dalam pidato politiknya, Minggu (30/10).
(elz/elz)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed