DetikNews
Selasa 25 Oct 2016, 11:02 WIB

Penjelasan KCJ Soal Desain JPO Stasiun Tanah Abang yang Disorot Netizen

Fajar Pratama - detikNews
Penjelasan KCJ Soal Desain JPO Stasiun Tanah Abang yang Disorot Netizen Foto: JPO di Stasiun Tanah Abang
Jakarta - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tanah Abang yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan ramai dibahas di sosial media. PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) punya penjelasan terkait desain jembatan ini.

"Untuk desain JPO Stasiun Tanah Abang tersebut sudah disesuaikan dengan kondisi lapangan yang ada. Sudah dilakukan kajian," ujar Manager Komunikasi PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunisa dalam perbincangan, Selasa (25/10/2016).

Penjelasan KCJ Soal Desain JPO Stasiun Tanah Abang yang Disorot NetizenFoto: Desain Stasiun Tanah Abang/Foto: KCJ
Netizen yang menyorot desain JPO ini setidaknya mengeluhkan dua hal. Persoalan pertama, mengenai bentuk JPO yang semakin ke atas semakin kecil. Kedua, adanya tiang yang berada di tengah-tengah JPO, sehingga menghambat laju jalan kaki orang yang melintas.

Penjelasan KCJ Soal Desain JPO Stasiun Tanah Abang yang Disorot NetizenFoto: Desain Stasiun Tanah Abang/Foto: KCJ
Mengenai sorotan dari netizen tersebut, Eva menghargainya. Pihaknya siap menerima setiap masukan yang ada.

"Untuk keluhan mengapa bentuknya semakin ke atas semakin kecil, hal itu disebabkan terbatasnya area peron di atas. Tidak ada ruang untuk pengembangan lagi," kata Eva.

Penjelasan KCJ Soal Desain JPO Stasiun Tanah Abang yang Disorot NetizenFoto: Desain Stasiun Tanah Abang/Foto: KCJ
Eva mengatakan sebenarnya dari awal bentuk JPO dari atas ke bawah ukurannya sama. Namun karena masih ada space di lantai bawah, maka dilakukan pengembangan desain di bagian bawah. Itu yang membuat desain JPO menjadi semakin menyempit dari bawah ke atas.

"Dan ada aliran listrik atas. Ini yang harus diperhitungkan. Jadi cukup sempit," ujar Eva.

Sedangkan mengenai adanya tiang di tengah JPO, menurut Eva hal itu juga disebabkan sempitnya space untuk peron di bagian atas. Hal tersebut membuat tidak adanya ruangan khusus untuk berdirinya tiang.

"Jadi yang dilakukan dari desain itu, bagaimana memaksimalkan space yang terbatas tersebut," kata Eva.

Eva juga mengatakan tak jauh dari jembatan manual itu, nantinya akan dibangun enam eskalator yang berfungsi sama: menghubungkan lantas atas dan ke lantai bawah.

"Kami menerima berbagai masukan. Mohon maaf bila tidak berkenan," ujar Eva.
(fjp/fjp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed