Kisah Rastoni si 'Manusia Cangkul' yang Tak Lagi Tidur Beralas Papan

Kisah 'Manusia Cangkul"

Kisah Rastoni si 'Manusia Cangkul' yang Tak Lagi Tidur Beralas Papan

Erwin Dariyanto - detikNews
Senin, 17 Okt 2016 14:18 WIB
Foto: Dewi R/Pembaca detikcom
Foto: Dewi R/Pembaca detikcom
Jakarta - Rastoni (65), si 'Kakek Cangkul' yang biasa mencari pelanggan di seputar Bintaro, Tangerang Selatan, tidak lagi mengontrak sebuah bedeng seharga Rp 40 ribu per bulan. Dia tidak akan tidur lagi di sebuah papan kayu yang disusun menyerupai meja makan berukuran 2 x 1,5 meter.

Baca juga: Rastoni si 'Manusia Cangkul' Ngontrak Rp 40 Ribu per Bulan, Seperti Apa Wujudnya?

Ya, Kakek yang berprofesi sebagai 'Manusia Cangkul' asal Brebes, Jawa Tengah, itu kini bisa tinggal di sebuah rumah kontrakan di Kampung Parigi Lama, Tangerang Selatan, dengan harga sewa Rp 500 ribu per bulan. Lokasinya tak jauh dari tempat tinggal Rastoni sebelumnya.

Lalu dari mana Rastoni membayar uang sewanya?

Dewi Rachmayani, warga Bintaro yang pertama kali menemukan Rastoni menceritakan bahwa 'kakek cangkul' itu bisa membayar sewa rumah atas bantuan dan kepedulian netizen, sebutan untuk pegiat media sosial di Facebook dan Twitter. "Semua uang untuk sewa, berasal dari sumbangan netizen," kata Dewi seperti dikutip detikcom dari laman Facebooknya, Senin (17/10/2016).

Dewi mengunggah kisahnya bertemu Rastoni ke akun Facebook-nya pada Rabu, 28 September 2016 lalu. Sejak itu simpati netizen untuk membantu Rastoni terus mengalir. Ada yang memberikan bantuan berupa perlengkapan tidur, ada juga yang memberikan uang.

Baca juga: Tak Mau Merepotkan Anak, Kakek Ini Terima Jadi 'Manusia Cangkul'

Hingga kini, kata Dewi sumbangan yang terkumpul lewat dia mencapai Rp 3,2 juta. Sebanyak Rp 2,5 juta dari sumbangan itu digunakan untuk membayar uang sewa rumah dari 6 Oktober 2016 sampai 5 Maret 2017. Sisanya Rp 700 ribu diserahkan langsung oleh Dewi ke Rastoni.

Sebagian netizen lainnya menyumbang langsung ke Rastoni. "Sebagian besar netizen, menyumbang langsung ke Pak Rastoni. Sumbangan beliau pakai untuk membayar utangnya di kampung," kata Dewi.

Berkat bantuan Netizen kini Rastoni meninggalkan kontrakan seharga Rp 40 ribu per bulan.
(erd/hri)