Soal Al Maidah 51, Bareskrim Akan Periksa Video Utuh Pidato Ahok

Idham Kholid - detikNews
Selasa, 11 Okt 2016 16:02 WIB
Foto: Andhika/detikcom
Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menindaklanjuti laporan pengaduan dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok). Dugaan itu didasarkan atas pidato Ahok di Kepulauan Seribu pada akhir Maret 2016 lalu yang videonya kini tersebar.

Laporan pengaduan itu disampaikan oleh Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) pada pekan lau. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan penyelidik sedang mengumpulkan fakta-fakta terkait video rekaman saat Ahok berpidato di Kepulauan Seribu.

Penyelidik juga akan melakukan olah digital forensik untuk menelusuri orang yang mengunggah video tersebut. "Penyelidik akan mendalami video utuhnya seperti apa yang waktu itu kan disampaikan saat di pulau seribu. Nanti akan diselidiki fakta aslinya seperti apa," kata Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2016).

Selain itu, lanjut Boy, penyelidik juga akan memeriksa sejumlah saksi yang ada di lokasi pidato Ahok itu. Tidak hanya itu, saksi ahli juga akan dipanggil.

"Periksa beberapa saksi di sana (lokasi) dan ahli bidang bahasa, agama, kaitan dengan ahli IT. Kita belum bisa menyimpulkan," urainya.

Namun hingga saat ini penyelidik belum menjadwalkan pemanggilan untuk Ahok sebagai terlapor. "Proses penyelidikan biar nanti penyidik yang menentukan. Saya belum bisa kasih gambaran siapa yang akan dijadikan saksi," kata Boy Rafli. (idh/erd)