Ketua KPAI: Bukan Hanya Awkarin dan Anya Geraldine yang Unggah Konten Negatif

Ahmad Masaul Khoiri - detikNews
Senin, 03 Okt 2016 14:44 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memanggil Awkarin (Karin Novilda) dan Anya Geraldine, dua remaja yang dianggap mengunggah konten negatif ke media sosial. Ketua KPAI, Asrorun Niam menyebut, sebenarnya bukan hanya Awkarin dan Anya Geraldine yang mengunggah konten yang melanggar norma susila di media sosial.

"Ini sebagai trigger, ini faktanya bahwa konten-konten yang bermuatan negatif bukan hanya dilakukan keduanya. Ada konten-konten yang lain. Tentu hanya mengandalkan pengawasan formal seperti ini tentu nggak kejangkau. Akan tetapi ini menjadi momentum," kata Asrorun di kantornya, Jl Teuku Umar, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2016).

Asrorun menjelaskan, video maupun foto yang diunggah Awkarin dan Anya Geraldine bisa berpengaruh negatif ke anak-anak dan remaja. Bahkan, Asrorun menilai, video yang diunggah telah melanggar norma kesusilaan.

"Kita berkeinginan menutup ruang-ruang kosong yang selama ini menjadi pintu masuk peredaran materi atau konten yang bermuatan melanggar pornografi dan melanggar kesusilaan serta hal-hal yang melanggar hukum yang lain. Ada beberapa celah yang bisa dicegah melalui mekanisme hukum formal. Ada juga yang tidak," jelas Asrorun.
Anya Geraldine di KPAI (Foto: Ari Saputra/detikcom)Anya Geraldine di KPAI (Foto: Ari Saputra/detikcom)

"Itu ada implikasinya, bisa jadi sanksi sosial, bisa jadi sanksi moral, bisa jadi sanksi hukum ada di situ. Karena UU juga mengatur, dalam UU ITE pada pasal 27 ayat 1 larangan yang dimaksud di dalam UU ITE untuk mentransmitkan data elektronik salah satunya adalah berisi konten bermuatan melanggar kesusilaan," tegasnya.

Ketua KPAI menghimbau, masyarakat tidak seenaknya saja mengunggah materi ke media sosial. Sebelum mengunggah, masyarakat harus mempertimbangkan efek dari materi yang diuanggahnya itu. Apalagi bila yang mengunggah adalah tokoh yang menarik perhatian publik.

"Himbauan kepada setiap orang yang memiliki akses mengunggah dan mengandung materi di media sosial itu harus bertanggung jawab. Karena itu ada akibat hukum dan moral di tengah masyarakat kita, bukan hanya sekedar for fun tapi di situ ada implikasi bersifat publik. Itu yang harus dipahami secara umum," ucapnya.

Sementara itu, Awkarin dan Anya Geraldine sudah meminta maaf telah mengunggah foto dan video yang dinilai melanggar nilai kesusilaan. Anya Geraldine yang dipanggil KPAI hari ini mengaku lalai dan telah menghapus video yang telah diupload.

"Kedatangan kami dalam memenuhi undagan KPAI terkait konten yang diatur. Kami mengakui melakukan kelalaian, video yang berdurasi 5 menit 14 detik, kami sudah menghapus. Mungkin video itu diupload orang yang tidak bertanggung jawab," ujar Anya Geraldine yang datang dengan didampingi sang kekasih Okky Raditya.



(Hbb/fjp)