Wilhelmina Park Pangkalpinang Kini Jadi Taman dan Tempat Belanja Oleh-oleh

Wilhelmina Park Pangkalpinang Kini Jadi Taman dan Tempat Belanja Oleh-oleh

Nur Khafifah - detikNews
Minggu, 18 Sep 2016 03:48 WIB
Ketua Dekranasda Pangkalpinang Dessy Ayu Trisna meluncurkan Galeri Dekranasda di Tamansari, Pangkalpinang/Foto: Nur Khafifah/detikcom
Jakarta - Tamansari atau Wilhelmina Park di Kota Pangkalpinang makin lama makin menarik. Jika biasanya berkunjung ke taman hanya untuk menikmati hijaunya alam, lain halnya dengan Tamansari.

Di taman ini, warga juga bisa berbelanja oleh-oleh khas Pangkalpinang. Bahkan di waktu tertentu juga dapat sekaligus menikmati pertunjukan seni. Sebab taman yang berada di pusat kota Pangkalpinang tersebut, kini dilengkapi dengan Galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Pusat Informasi Pariwisata.

Galeri Dekranasda berada di dalam mini ampitheatre sisi selatan. Para anggota Dekranasda dapat memamerkan dan menjual produk mereka di lorong setengah lingkaran itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggota Dekranasda mayoritas adalah UMKM yang memproduksi berbagai karya khas Pangkalpinang seperti kain cual, rajutan, hiasan dari batu, berbagai pernak-pernik hingga batik dengan motif khas Melayu. Makanan khas Pangkalpinang, khususnya makanan kering seperti kerupuk ikan, kemplang Bangka, kue rintak dan lain sebagainya juga banyak dijual di galeri ini.

Ketua Dekranasda Pangkalpinang Dessy Ayu Trisna meluncurkan Galeri Dekranasda di Tamansari, Pangkalpinang (Nur Khafifah/detikcom)Ketua Dekranasda Pangkalpinang Dessy Ayu Trisna meluncurkan Galeri Dekranasda di Tamansari, Pangkalpinang (Nur Khafifah/detikcom)


Meski baru dibuka, galeri ini langsung dipadati UMKM hingga hampir tak ada ruang tersisa. Semua UMKM dapat memajang atau berjualan produknya di galeri Dekranasda secara gratis.

"Harapannya galeri ini nanti bisa menjadi salah satu pusat oleh-oleh di Pangkalpinang," kata Ketua Dekranasda Pangkalpinang Dessy Ayu Trisna usai launching Galeri Dekranasda di Tamansari, Pangkalpinang, Babel, Sabtu (17/9/2016).

Dessy mengakui, saat ini Dekranasda masih mengalami berbagai hambatan. Di mana salah satu pekerjaan rumah terbesarnya adalah pendistribusian produk.

"Distribusi tetapnya yang belum ada. Mungkin nanti kalau ada tamu-tamu dari luar daerah bisa dibawa ke sini," kata istri Wali Kota Pangkalpinang M Irwansyah ini.

Sementara untuk proses produksi, menurut Dessy, UMKM di Pangkalpinang sudah cukup siap. Pihaknya juga kerap menggelar pelatihan dan pembinaan bagi anggota Dekranasda seperti pelatihan rajutan, pembuatan tudung saji, pembuatan hiasan dan sebagainya.

"Nanti kita akan mengadakan lomba pembuatan souvenir mini dari harga Rp 15.000 sampai Rp 50.000. Nanti bisa dipajang di galeri," ungkapnya.

Sementara itu Kadisbudparpora Kota Pangkalpinang Akhmad Elvian mengatakan, dengan adanya Galeri Dekranasda ini, fungsi Wilhelmina Park lebih kompleks. Taman tua ini tak hanya sebagai konservasi tanaman kuno, namun juga sebagai ruang terbuka hijau yang dapat menampung ide-ide kreatif masyarakat.

Sebab selain untuk memajang hasil karya warga, Wilhelmina Park juga memiliki 2 ampitheatre dan 1 arena pertunjukan besar yang dapat digunakan untuk berbagai latihan kesenian dan budaya. Banyak kelompok-kelompok kesenian yang kerap berlatih teater di kawasan tersebut.

"Ini bisa menjadi penanda wisata yang baik. Kita bangun Pangkalpinang sebagai kota investasi yang ramah lingkungan. Kita juga bangun warga agar betul-betul mencerminkan masyarakat wisata yang ramah," urainya. (kff/dnu)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini
Selengkapnya



Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Ajang penghargaan persembahan detikcom bersama Polri kepada sosok polisi teladan. Baca beragam kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini.
Hide Ads