detikNews
Rabu 31 Agustus 2016, 10:31 WIB

Ahok Usul Tilang untuk Ganjil-Genap Warna Biru, Uangnya Buat Beli Bus

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Ahok Usul Tilang untuk Ganjil-Genap Warna Biru, Uangnya Buat Beli Bus Foto: Ari Saputra
Jakarta - Hari kedua penerapan sistem ganjil-genap dinilai masih belum menyelesaikan masalah karena kurang tersedianya transportasi umum yang memadai. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pun mengakui bahwa sistem ini bukanlah solusi terbaik atasi kemacetan.

"Ini juga bukan solusi yang baik. Tapi ini jauh lebih baik daripada 3 in 1 yang membuat anak-anak kecil disewa, dikasih obat penenang, ini udah jauh lebih baik," sebut Ahok di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2016).

Solusi lainnya yakni Electronic Road Pricing (ERP) sampai saat ini masih dilelang. Sementara ini, para pelanggar sistem ganjil-genap dikenakan tilang warna merah.

"Saya udah analisa kemarin sama dilantas sama dishub, saya minta kalau bisa tilangnya tilang biru supaya tidak ada lagi tilang merah yang mesti ke pengadilan maksimal Rp 500 ribu. Saya maunya langsung tilang biru saja Rp 500 ribu, makanya saya mau setor di bank, kan kalau ada 2000 yang melanggar kan lumayan juga ya Rp 1 miliar sehari gitu loh," kata Ahok.

Uang tilang itu akan masuk ke kas pemerintah. Jika disepakati, maka uang itu akan digunakan untuk menambah transportasi massal.

"Kita udah subsidi Rp 3,2 triliun untuk transportasi umum, nah kita juga sudah sepakat ERP semua, parkiran juga pasang mesin untuk disubsidikan ke transportasi umum," ucap Ahok.

Dia juga menyebut tahun ini akan mendatangkan ratusan bus panjang lower deck. Nantinya bus-bus itu akan bisa dinikmati masyarakat secara gratis untuk keliling Jakarta.
(bpn/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com