DetikNews
Rabu 31 Agustus 2016, 03:49 WIB

Gelar Rapat Besar, Bupati Anas Paparkan Strategi dan Tantangan Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Gelar Rapat Besar, Bupati Anas Paparkan Strategi dan Tantangan Banyuwangi Bupati Abdullah Azwar Anas (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi - Menghadapi tantangan berat perekonomian global dan nasional yang bakal membayangi hingga akhir tahun ini dan tahun depan, Pemkab Banyuwangi menggelar rapat besar di ruang sidang paripurna Gedung DPRD Banyuwangi, Selasa (30/8/2016).

Rapat besar tersebut dihadiri oleh seluruh anggota DPRD, Forpimda, dan jajaran SKPD Banyuwangi. Tak hanya itu, hadir pula elemen masyarakat mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, kalangan pengusaha, banker hingga para budayawan di Banyuwangi.

Bupati Abdullah Azwar Anas gelar rapat besar (Foto: Ardian Fanani/detikcom)


"Ini kali pertama kita gelar untuk persiapan kita menghadapi perekonomian yang diprediksi masih dihadapkan pada banyak tantangan berat, pertumbuhan ekonomi global dan nasional yang belum pulih serta terbatasnya kemampuan fiskal negara yang pasti berimbas ke daerah. Ini menjadi modal sosial penting untuk pembangunan kekuatan bersama karena di dalamnya ada sinergi, kerja sama dan gotong royong antar elemen masyarakat," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada detikcom.

Modal sosial, lanjut Anas, salah satunya diperoleh dengan membangun integrasi antara swasta, masyarakat dan pemerintah. Di mana swasta berperan sebagai private partnership untuk memperkuat berjalannya pembangunan bersama dengan pemerintah.

Bupati Abdullah Azwar Anas gelar rapat besar (Foto: Ardian Fanani/detikcom)


Selain itu Pemkab Banyuwangi sendiri terus menjalin sinergi dengan segenap elemen daerah dengan menjalin komunikasi yang berkesinambungan. Seperti sinergitas tiga pilar yang memperkuat konsolidasi keamanan dan ketertiban mulai dari tingkat desa, kecamatan dan kabupaten. Sinergi ini melibatkan elemen masyarakat, TNI dan Polri.

"Contohnya swasta bisa menggelontorkan CSR-nya untuk memberikan modal produktif bagi pelaku usaha kecil atau ikut program penanggulangan kemiskinan lewat bedah rumah warga miskin. Kami juga melakukan komunikasi rutin dengan elemen masyarakat seperti LSM, seniman, dan budayawan untuk merumuskan berbagai hal demi pembangunan Banyuwangi ke depan," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut Anas memaparkan sejumlah tantangan dan strategi perekonomian yang bakal membayangi Banyuwangi. Untuk itu, Pemkab Banyuwangi mendorong dua langkah utama. Pertama, menyelamatkan dan mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu di antaranya adalah dengan membereskan masalah pembiayaan. Selama ini, bunga kredit perbankan belum kompetitif bagi UMKM. Di luar skema Kredit Usaha Rakyat (KUR), ada bunga untuk pinjaman UMKM yang mencapai 18% per tahun.

Bupati Abdullah Azwar Anas gelar rapat besar (Foto: Ardian Fanani/detikcom)


"Kami menyiapkan pembentukan BUMD BPR Syariah yang diharapkan bisa beroperasi tahun depan. Skema yang dijalankan adalah bagi hasil. Jika diekuivalenkan dengan bunga bank, maka setara 5%. Ini sangat rendah, dan akan kita bikin syarat yang sangat mudah dan fleksibel," ujar Anas.

Selain itu Pemkab juga mewujudkan pertumbuhan inklusif, dimana pembangunan ekonomi difokuskan ke sektor-sektor yang langsung berdampak ke masyarakat, seperti pertanian, pariwisata, dan industri kreatif.


(dhn/dhn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed