DetikNews
Selasa 30 Agustus 2016, 10:43 WIB

Resmikan IFFC di BSD City, Jokowi: Teknologi Itu Kesempatan Emas Buat Kita

Ray Jordan - detikNews
Resmikan IFFC di BSD City, Jokowi: Teknologi Itu Kesempatan Emas Buat Kita Foto: Presiden Jokowi meresmikan kegiatan Indonesia Fintech Festival and Conference 2016 (Ray Jordan/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini meresmikan kegiatan Indonesia Fintech Festival and Conference (IFFC) 2016. Jokowi mengapresiasi kegiatan yang diikuti oleh 2.000 peserta yang didominasi kaum muda ini.

Acara berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, Selasa (30/8/2016). Hadir dalam acara ini Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan, saat ini dunia sudah tidak ada sekatnya. Informasi bisa tersebar dengan cepat lewat internet. Namun, sayangnya, teknologi informasi ini masih belum terasa hingga daerah pelosok Indonesia.

"Manfaat teknologi digital itu bisa kita buat kesempatan emas, terutama yang belum bisa terjangkau layanan formal. Indonesia terdiri dari 17 ribu pulau. Kalau bicara pulau Jawa saja dirasa sudah, tapi kalau pergi ke pulau terpencil, pergi ke daerah perbatasan kita, pergi ke daerah yang belum terjangkau oleh layanan perbankan, kita baru merasa dan terasa bahwa negara kita ini sangat besar sekali," kata Jokowi.

Jokowi memberi contoh, kawasan Papua. Dari satu wilayah ke wilayah lain harus ditempuh perjalanan berhari-hari dengan jalan kaki, karena wilayah itu belum memiliki jalan yang laik untuk kendaraan.

"Saya beri contoh yang paling ekstrim, di Papua. Dari Kabupaten Nduga, menuju ke Kabupaten Wamena, itu diperlukan 4 hari jalan kaki, karena belum ada yang namanya jalan. 4 hari! Belum cerita di daerah yang lain kurang lebih banyak seperti itu.
Bahkan untuk jasa layanan keuangan yang sederhana, penyimpanan uang di bank, banyak dari masyarakat kita yang banyak belum terlibat. Apalagi jasa keuangan yang modern seperti jasa modal. Jadi mereka sulit menemui potensi maksimal. Mau usaha susah, mau punya rumah sulit dan susah, mau menabung juga sulit dan susah," kata Jokowi.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad mengatakan, kegiatan IFFC ini diadakan untuk mendukung perkembangan Fintech di tanah air.

"Pak Presiden, acara IFFI ini merupapakan event yang diselenggarakan dalam rangka mendukung fintech di tanah air. Ini merupakan ajang bagi pemangku kepentingan. Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari mulai kemarin sampai hari ini, dan diikuti 2.100 peserta, dan menghadirkan 53 pembicara baik dari dalam maupun luar negeri," kata Muliaman.
(jor/hri)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed