2 Mahasiswi Indonesia Ditangkap di Turki karena Tinggal di Rumah Yayasan Gulen

ADVERTISEMENT

2 Mahasiswi Indonesia Ditangkap di Turki karena Tinggal di Rumah Yayasan Gulen

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Jumat, 19 Agu 2016 10:14 WIB
Foto: AFP Photo/Ozan Kose
Jakarta - 2 Mahasiswi Indonesia, DP yang berasal dari Demak dan YU yang berasal dari Aceh ditangkap kepolisian Turki. Keduanya ditangkap karena saat dilakukan penggerebekan berada di rumah milik yayasan Fethullah Gulen. Gulen merupakan orang yang dituding pemerintah Tukri berada di balik kudeta.

"2 orang mahasiswi Indonesia telah ditangkap oleh aparat keamanan Turki pada tanggal 11 Agustus 2016 di rumah tinggalnya di kota Bursa, Turki," kata Direktur Perlindungan WNI M Iqbal, Jumat (19/8/2016).

Iqbal menjelaskan, beberapa upaya sudah dilakukan KBRI Ankara untuk memberikan perlindungan kepada keduanya. Pada 12 Agustus 2016 staf KBRI Ankara telah mendatangi kepolisian Bursa untuk meminta akses kekonsuleran. Pada 15 Agustus KBRI menyampaikan nota kepada Kemlu Turki yang meminta klarifikasi dasar penangkapan tersebut. Selanjutnya pada 16 Agustus 2016 KBRI Ankara mendatangi Pengadilan Bursa untuk bertemu dengan Jaksa penuntut.

"Ini dimaksudkan untuk mengantisipasi jika nantinya kasus ini masuk ke pengadilan. KBRI sudah memastikan bahwa kedua mahasiswi didampingi pengacara," tegas Iqbal.

Iqbal mengungkapkan, hingga saat ini belum diperoleh pemberitahuan resmi mengenai tuduhan yang dijatuhkan kepada kedua mahasiswi. Diperoleh penjelasan bahwa semula keduanya tidak termasuk target penangkapan.

"Namun saat aparat keamanan melakukan penangkapan di salah satu rumah yang dikelola Yayasan Gulen, kedua mahasiswa ada di rumah tersebut dan mengakui bahwa mereka berdua memang tinggal di rumah tersebut. Segera setelah mengetahui penangkapan, KBRI juga telah menghubungi keluarga kedua mahasiswa untuk menyampaikan kejadian," tutup Iqbal. (yds/dra)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT