Dirut AP II: Bandara Dijaga TNI Bersenjata Sebagai Respon Kejadian di Turki

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Senin, 04 Jul 2016 15:36 WIB
Bandara Halim Perdanakusuma dijaga personel TNI bersenjata (Foto: Edward Febriyatri Kusuma/detikcom)
Jakarta - PT Angkasa Pura II memperkuat sektor keamanan di Bandara dengan adanya penjagaan dari personel TNI bersenjata laras panjang. Hal ini adalah untuk mengantisipasi serangan seperti di Bandara Ataturk, Turki.

"Kita diskusi dengan TNI, sesuai aturan ada senjata digunakan terbatas karena memang ini respon kejadian di Turki. Kita ingin ada antisipasi hal itu, maka merespon hal itu panglima TNI mengijinkan melakukan kegiatan itu," ujar Dirut AP II, Budi Karya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (4/6/2016).

Budi mengatakan bahwa pihaknya melakukan konsolidasi bersama TNI dan Polri dalam penguatan keamanan bandara. Ada ribuan personel yang tersebar di bandara milik AP II.

"Didasari (adanya) instruksi TNI agar dilakukan peningkatan kemananan, maka di seluruh (bandara) AP II kita melakukan penambahan anggota dari TNI dan Polri. Jumlah yang ditambahkan sebelumnya kurang lebih 500 orang sekarang sudah di tempatkan 1200 orang di tiga bandara," jelas Budi.

Selain itu, ada juga penyisiran wilayah parkir sebagai antisipasi tindakan teroris. Tak hanya penguatan dan penyisiran, pihaknya juga melakukan operasi pemeriksaan secara random.

"Kita juga melakukan operasi atau penelitian secara random di beberapa tempat, katakan di setiap jalan masuk melakukan random akan tetapi hal ini juga melihat situasi agar tidak terjadi kemacetan. Mulai hari ini sudah dilakukan di bandara daerah AP II, dan Insya Allah apa yang dilakukan menimbulkan rasa aman bagi masyarakat," pungkasnya. (edo/imk)