Soal WNI Diduga Terlibat Kelompok Terlarang di Turki, JK: Sudah Ditangani

Wisnu Prasetiyo - detikNews
Minggu, 12 Jun 2016 23:21 WIB
Foto: Screenshot Google Maps
Jakarta - Seorang pria Warga Negara Indonesia (WNI) ditangkap oleh kepolisian Turki karena diduga terlibat dalam kelompok Hizmet yaitu kelompok seteru Presiden Recep Tayyip Erdogan. Wapres RI Jusuf Kalla menyebut pihak Kedutaan Indonesia di Turki telah menangani permasalahan ini.

"Sudah, sudah ditangani kedutaan kita di sana," ujar JK di sela-sela Diskusi Buku Wantimpres Sidarto Danusubroto di kawasan SCBD, Jakarta Pusat, Minggu (12/6/2016).

KBRI Ankara sebelumnya memang disebut telah bertemu dengan otoritas keamanan setempat terkait penangkapan mahasiswa Indonesia Handika Lintang Saputra. Handika adalah mahasiswa asal Wonosobo yang ditangkap aparat keamanan di Kota Gaziantep, Turki, pada 3 Juni lalu.

"Yang bersangkutan telah didampingi oleh pengacara yang mengatakan bahwa yang bersangkutan menyatakan menolak tuduhan yang diajukan oleh otoritas keamanan setempat dalam pemeriksaan," kata jubir Kemlu Arrmanatha Nasir dalam keterangan tertulis kepada detikcom, Minggu (12/6/2016).

KBRI Ankara juga telah meminta akses kekonsuleran untuk memastikan agar semua hak hukum mahasiswa tersebut dihormati.

"KBRI Ankara juga telah menyampaikan beberapa kebutuhan logistik dan keperluan pribadi yang bersangkutan," kata Arrmanatha.

Handika sendiri sudah menolak dituduh terlibat dengan gerakan terlarang. KBRI Ankara pun terus mendampingi dan melakukan komunikasi dengan aparat setempat guna mengetahui perkembangan kasus tersebut.


"Yang bersangkutan telah didampingi oleh pengacara yang mengatakan bahwa yang bersangkutan menyatakan menolak tuduhan yang diajukan oleh otoritas keamanan setempat dalam pemeriksaan," tutupnya. (elz/bag)