Fahri Hamzah Minta Laporannya Soal 3 Petinggi PKS ke MKD Segera Diproses

Nathania Riris Michico - detikNews
Senin, 23 Mei 2016 20:01 WIB
Fahri Hamzah (sisi kanan memakai batik dan peci) Foto oleh: Lamhot Aritonang
Jakarta - Fahri Hamzah melaporkan tiga petinggi PKS yang duduk di DPR ke MKD menyusul pemecatannya sebagai kader PKS dan juga Wakil Ketua DPR. Fahri pun meminta agar laporannya itu segera diproses.

"Pertama tama yang sudah jelas itu kan keluar keputusan dari pimpinan dewan yang mengatakan bahwa kasus ini diteruskan. Sudah diteruskan," ungkap Fahri usai kelanjutan persidangannya melawan PKS di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Senin (23/5/2016).

Disebut Fahri, jika Pimpinan DPR sudah meminta agar kasus diteruskan, maka MKD sudah seharusnya memproses laporan yang diajukannya. Tiga petinggi PKS yang dilaporkan Fahri ke MKD adalah Presiden PKS Sohibul Iman, Surahman Hidayat yang juga Ketua MKD, dan Hidayat Nur Wahid.

"Dengan diteruskannya kasus itu ya berarti tinggal diproses. Prosesnya dimulai kerja teknis oleh tenaga ahli karena itu kayak panitera," kata Fahri.

"Tugasnya mengecek kelengkapan dokumen, legal standing dsb. Kebetulan saya dulu juga ikut menyusun tata beracara MKD jadi saya tahu," imbuhnya.

Jika kelengkapan dokumen sudah selesai dilakukan, Fahri menyatakan bahwa seharusnya MKD bisa langsung memulai persidangan. Ia pun sudah siap diperiksa sebagai pelapor.

"Seharusnya langsung diputuskan dimulainya proses dengan memeriksa pengadu dalam hal ini saya akan diperiksa, apa dasar saya mengadu," tutur Fahri.

Sebelumnya Ketua MKD Surahman Hidayat mengatakan bahwa laporan Fahri masih dalam proses verifikasi. Sebagai pihak yang turut dilaporkan Fahri, Surahman masih belum tahu apakah akan mundur sementara sebagai pimpinan MKD selama kasus Fahri bergulir.

"Belum. Belum dibahas (mau mundur sementara atau tidak). Nanti setelah verifikasi kita lihat seperti apa," ujar Surahman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin, (23/5/2016).

Laporan Fahri ke MKD setebal 11 halaman itu disampaikan lewat Ketua DPR Ade Komarudin pada Jumat, 29 April lalu. Fahri melaporkan ketiganya atas beberapa alasan.

Salah satunya, Fahri menganggap Sohibul, Hidayat, dan Surahman melanggar UU Parpol. Ketiganya adalah anggota Majelis Tahkim yang menetapkan pemecatan Fahri, tetapi majelis tahkim itu sendiri tidak memiliki dasar hukum. (elz/dra)