DetikNews
Minggu 22 Mei 2016, 11:41 WIB

Melihat Kondisi Jalur Sepeda dan Pejalan Kaki di KBT Jaktim, Banyak PKL

Bisma Alief - detikNews
Melihat Kondisi Jalur Sepeda dan Pejalan Kaki di KBT Jaktim, Banyak PKL Plangkat larangan yang diabaikan (Foto: Bisma Alief)
Jakarta - Aktivitas berolahraga tak bisa dilakukan dengan maksimal di jalur sepeda dan pejalan kaki di seputar Kanal Banjir Timur (KBT) Jakarta. Soalnya, jalur sepeda dan pejalan kaki dipakai berjualan oleh para pedagang kaki lima (PKL).

Kondisi ini terlihat pada Minggu (22/5/2016), pagi. Terlihat para PKL berjualan di pinggiran jalur yang terletak di kawasan KBT, tak jauh dari Jalan Basuki Rahmat, tepatnya di seberang Rumah Sakit Duren Sawit, Jakarta Timur.

Meski puluhan PKL berjualan di pinggiran jalur sepeda dan pejalan kaki ini, namun aktivitas di tengah lajurnya mau tak mau harus terganggu. Pengguna sepeda motor juga menambah padat suasana di situ.

Para PKL berjualan, sepeda motor melintas di depannya (Bisma Alief/detikcom)


Bukan hanya itu saja, parkir motor juga dijejalkan di pinggir-pinggirnya. Maka aktivitas masyarakat yang ingin berolahraga di tempat ini jadi terganggu.

"Saya terganggu dengan pedagang dan motor yang melintas. Banyak anak-anak lagi di sini. Kalau ada motor yang melintas itu rasanya jadi enggak aman. Ini kita hanya dikasih lajur sebelah kiri saja untuk jogging," kata Jaka (26), pria yang berusaha berlari pagi di tempat ini.

Tak ada personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga personel kepolisian yang menertibkan kondisi ini. Para masyarakat yang ingin berolahraga harus beralih mencari tempat yang lebih lega.



Jalur ini sedianya dikhususkan buat aktivitas bebas kendaraan bermotor untuk Sabtu dan Minggu pagi. Selain di waktu itu, jalur ini bisa digunakan untuk pemotor guna mengurangi kepadatan arus lalu lintas di Jalan Basuki Rahmat.

Fasilitas umum seperti tempat parkir bersepeda dan sejumlah bangku-bangku nampak masih terawat. Namun plangkat 'dilarang berdagang' sesuai Perda Nomor 8 Tahun 2007 jelas tak diindahkan.

Fasilitas parkir sepeda (Bisma Alief/detikcom)



Namun demikian, masyarakat juga menikmati sajian makanan pedagang kaki lima di sini. Ada penjual bubur ayam, mainan, hingga es potong di tempat ini.

"Lumayan, nyari sarapan pagi-pagi bisa di sini, sekalian mengajak anak jalan-jalan," kata Dini (30), ibu yang mengajak anaknya.


(dnu/mpr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed