DetikNews
Sabtu 21 Mei 2016, 00:09 WIB

PPP Soal Kursi untuk Golkar: Menteri Kami Cuma 1, Masak Dikurangi

Bisma Alief - detikNews
PPP Soal Kursi untuk Golkar: Menteri Kami Cuma 1, Masak Dikurangi Romahurmuziy (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Partai Golkar yang kini dinakhodai Setya Novanto mulai condong mendukung pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla. Tak ayal, isu tentang jatah kursi bagi partai berlambang beringin pun menguat.

Ketua Umum PPP Romahurmuziy yang lebih dulu menjadi partai pendukung pemerintah menyambut baik dukungan Golkar tersebut. Namun untuk urusan jatah kursi menteri, Romy mempunyai pendapat sendiri.

"PPP kan cuma 1 (menteri di Kabinet Kerja). Masak mau dikurangin lagi," kata Romy saat dimintai tanggapan apabila Golkar dapat jatah menteri yang menggeser posisi menteri PPP.

Hal itu disampaikan Romy usai acara pelantikan pengurus DPP PPP periode 2016-2021 di XXI Ballroom Djakarta Theatre, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (20/5/2016). Meskipun demikian, Romy mengembalikan urusan reshuffle kabinet dan isu soal jatah kursi menteri kepada Presiden Jokowi.

"Posisi yang pernah disampaikan oleh Presiden yang enggak mau ada parpol yang dominan di kabinet itu hanya menyisakan 1 kursi saja. Karena dari 34 kursi kementerian dan lembaga, yang ada di kabinet sudah 16 dari parpol. Apapun itu hak prerogatif presiden," sebutnya.

"Jadi kalau ada jatah kursi atau apapun sebagai konsekuensi Golkar mendukung pemerintahan itu hal yang biasa dan itu hak prerogatif presiden," imbuh Romy.

Terlepas dari itu, Romy turut menyambut baik dukungan Golkar terhadap pemerintahan Jokowi. Hal itu akan menambah keyakinan pemerintah untuk berjalan lebih efektif.

"Pada dasarnya semakin banyak pendukung pemerintah semakin meyakinkan pemerintahan ini berjalan efektif karena itu didukung mayoritas partai di parlemen. Kami PPP menyambut baik hal itu," kata Romy.
(dhn/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed