detikNews
Selasa 10 Mei 2016, 13:32 WIB

Ahok Pertimbangkan Siswa Boleh Bawa Laptop untuk Kerjakan UN

Elza Astari Retaduari - detikNews
Ahok Pertimbangkan Siswa Boleh Bawa Laptop untuk Kerjakan UN Ilustrasi pelaksanaan UN berbasis komputer/ Foto: Tya Eka Yulianti
Jakarta - Ujian Nasional tingkat SMP berlangsung dalam pekan ini. Sementara untuk UN SMA yang berlangsung beberapa waktu lalu, Gubernur DKI Basuki T Purnama menilai pelaksanaannya sudah relatif bagus.

"Saya kira bagus, untuk SMA relatif tidak masalah. Saya kira sistemnya infrastruktur semua tidak masalah," ungkap pria yang akrab disapa Ahok itu di Gedung Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Selasa (10/5/2016).

Tingkat kecurangan siswa dalam UN pun dinilai Ahok cukup relatif rendah. Hanya saja yang masih menjadi persoalan adalah mengenai keterbatasan sarana bagi pelaksanaan UN Berbasis Komputer (UNBK).

"Nah itu tahun depan kita pikirkan bukan semua harus dibeli. SMA dan SMP digabung saja. Saling pindah numpang aja gitu," tutur Ahok membuka wacana.

Dalam keterbatasan sarana dan prasaran itu, Pemprov DKI pun mempertimbangkan mengizinkan siswa yang memiliki laptop untuk menggunakannya saat UN. Menurut Ahok hal tersebut tidak akan menjadi masalah termasuk mengenai adanya potensi kebocoran soal.

"Ya boleh aja kalau mereka mau. Itu kan ada passwordnya. Sistemnya nggak masalah, tinggal colok. Boleh aja, kan itu ada passwordnya," ucapnya.

Sebelumnya Ahok mengungkap ada enam siswa SMA di Jakarta yang dinyatakan tidak lulus. Ini dikarenakan kasus bullying terhadap adik kelasnya. Mereka adalah siswa dari jurusan IPS SMA Negeri 3 Jakarta.

"Karena dia melakukan bullying, kita tidak luluskan enam orang. Bukan karena pelajaran, tapi karena karakternya. Tidak lulus dan dikeluarkan dari SMA 3," kata Ahok, Senin (9/5).
(ear/rvk)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com