DetikNews
Kamis 07 April 2016, 13:02 WIB

Izin Pilot dan Staf Bandara saat Kecelakaan Batik Air-Trans Nusa Dibekukan

Rini Friastuti - detikNews
Izin Pilot dan Staf Bandara saat Kecelakaan Batik Air-Trans Nusa Dibekukan Foto: Rini Friastuti/detikcom
Jakarta - KNKT masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan Batik Air- Trans Nusa di Bandara Halim Perdanakusuma pada 4 April lalu. Untuk kepentingan penyelidikan izin pilot kedua pesawat, seluruh kru dan beberapa staf bandara dibekukan sementara.

"Yang bertugas saat itu kita suspend, termasuk penerbang kita suspend," ujar Dirjen Perhubungan Udara Suprasetyo kepada wartawan di runway Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (7/4/2016).

Ditjen perhubungan udara untuk sementara membekukan sertifikat kecakapan kru yang bertugas saat kecelakaan. Ada beberapa orang yang saat ini tengah dirumahkan.

"Kita suspend untuk sementara sertifikat kecakapannya. ATC ada 3 sementara petugas towing ada 2, teknisi di pesawat Trans Nusa ada 2 orang," kata dia.

"Untuk Pilotnya kita suspend maksimal 90 hari untuk penyelidikan. Dan apabila nantinya tes kesehatan sudah dipenuhi, itu kita rilis kembali," sambungnya.

Saat ini hasil senggolan antara Trans Nusa dan Batik Air telah ditangani oleh KNKT. "Nanti kita menunggu hasil investigasi ini. Rekomendasinya apa hasilnya, kita siap melakukan perbaikan dari hasil investigasi itu," kata Suprasetyo.

Pihak dirjen perhubungan udara juga tak akan memberikan tenggat waktu bagi KNKT untuk melakukan investigasi. "Kami tidak akan memberikan tenggat waktu bagi KNKT untuk investigasi. Itu sudah ada standar internasional. Nanti hasil investigasi yang mengatakan apa salahnya di mana. Dan perbaikannya, kita siap untuk memperbaiki," jelas Suprasetyo.

"Hasil investigasinya pasti nanti akan dibuka (ke publik)," tutupnya.


(rni/Hbb)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed