Satu Lagi Santri yang Hilang di Pantai Parangkusumo Ditemukan Tewas

Edzan Raharjo - detikNews
Minggu, 28 Feb 2016 13:39 WIB
Foto: Edzan Rahardjo
Jakarta - Tim SAR Gabungan kembali menemukan 1 korban kecelakaan laut di Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Bantul, DIY, yang hilang sejak Jumat(26/2) lalu.‬ korban yang merupakan rombongan santri pondok pesantren An Nur, Ngrukem, Sewon, Bantul tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa, Minggu (28/2/2016).

Korban yang ditemukan untuk yang kedua ini atas nama Syaufidin Arrosyid(15), pelajar, alamat; Jipangan, Mulyodadi, Bangbanglipuro, Bantul. Korban ditemukan berada di tengah laut. Sehingga proses evakuasi diakukan menggunakan perahu. Korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB, kemudian sampai di Pos SAR Parangtritis sekitar pukul 11.40 WIB.



Sekretaris SAR Pantai Parangtritis Bantul, Taufiq Faqih Usman mengatakan jenzah korban pertama kali ditemukan oleh kapal patroli 003 Dit Pol Air Polda DIY yang melakukan penyisiran diselatan pantai Baron. Korban kemudian dievakuasi dengan menggunakan kapal Dit Pol Air ke arah Parangtritis.

"Setelah sampai di depan pos pantai Parangtritis, kita jemput dengan perahu SAR linmas Parangtritis. Korban ditemukan 4 mil di selatan pantai Baron,"kata Taufik di Pos SAR Pantai Parangtritis, Bantul.

Setelah di Pos SAR kemudian dilakukan identifikasi dari kepolisian dan tim kesehatan. Identitas korban diketahui oleh orang tua kandung dan juga teman saksi saat korban tenggelam.

Dengan ditemukan ini, berarti sudah 2 korban dari 3 santri yang hilang di Pantai Parangkusumo sejak Jumat lalu. Korban pertama yang ditemukan atas nama Muhamad Abdan Syakuro (15) warga Klaten, Jawa Tengah yang ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa pada Jumat (26/2/2016) malam.‬

Saat ini masih ada satu santri yang menjadi korban hilang yang belum ditemukan. Korban tersebut atas nama Muhamad Fatih (15) asal Kulonprogo, DIY. Keluarga dan para santri menunggu dan bermalam di pos SAR sejak hari pertama. Setiap malam mereka menggelar tahlil di pos SAR

(erd/erd)