5 Rumah Rusak dan Retak Akibat Jatuhnya Super Tucano akan Dapat Ganti Rugi

Muhammad Aminudin - detikNews
Jumat, 12 Feb 2016 13:10 WIB
Foto: M Aminudin/detikcom
Malang - Rumah warga menjadi korban jatuhnya pesawat Super Tucano TT-3108 di Jl LA Sucipto Gang XII, Blimbingm Kota Malang, akan mendapatkan ganti rugi.

Komandan Lapangan Udara (Danlanud) Abdulrachman Saleh, Marsekal Pertama Djoko Senoputro mengungkapkan, rumah yang tertimpa pesawat akan diganti rugi. Sebelumnya, akan dilakukan identifikasi kerugian yang diakibatkan.

"Nanti diidentifikasi dulu berapa nilai kerugiannya. Kami sudah melihat lokasinya," ujar Djoko di lokasi, Jumat (12/2/2016).

Jatuhnya Super Tucano di tengah-tengah permukiman menimbulkan efek getaran keras. Tembok-tembok beberapa rumah mengalami kerusakan yang nyaris roboh. Bahkan rumah Mujianto dan beberapa rumah lain harus diratakan dengan tanah untuk memudahkan proses evakuasi pesawat.

Dampak lain dirasakan adalah rumah Ibu Tafsir yang mengalami retak-retak di tembok. Rumah janda yang sehari-hari tinggal bersama pembantunya itu memang bersebelahan dengan rumah Mujianto, yang menjadi TKP jatuhnya pesawat.

Kerusakan parah juga dialami rumah keluarga Kis Mujiati yang menganga karena hunjaman pesawat. Rumah Mujiati berada di sebelah kiri rumah Mujianto.

Lubang tempat kepala Super Tucano berada di sumur Mujianto yang bersebelahan dengan rumah Mujiati. Rumah Mujiati pun dibiarkan menganga berlubang dan hampir runtuh di bagian belakang. Sementara penghuninya sudah mengungsi sejak kejadian.

Danlanud juga mengunjungi keluarga Mujianto yang sementara waktu menumpang di rumah salah seorang tetangga.

"Ada 3 rumah yakni rumah Pak Mujianto yang dirobohkan, dan 2 rumah lainnya terkena dampaknya," jelasnya.


Seperti diketahui, kecelakaan Super Tucano memakan korban jiwa sebanyak empat orang. Korban jiwa masing-masing Erma Wahyuningtiyas (istri Mujianto) dan Nurcholis, warga sipil.

Korban lain adalah Serma Syaiful Arif Rakhman, tenaga teknis mesin yang jasadnya ditemukan di kokpit pesawat. Selain itu juga ditemukan pilot, Mayor Penerbang Ivi Safatilla yang ditemukan sekitar 8 kilometer dari TKP.‬

(try/try)