Beberapa di antara pemburu angpau mengaku berasal dari Jasinga, Bogor, Depok, Tangerang. Bahkan ada yang dari Indramayu. Mereka berkumpul di halaman Wihara Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Jakarta Barat.
Elis (54), warga Depok, mengaku sudah 3 hari berada di klenteng Dharma Bhakti. Dia berharap mendapatkan rezeki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Sehari-harinya, Elis bekerja sebagai buruh cuci. Sampai dengan siang ini, dia mendapat uang Rp 20 ribu.
Beda lagi dengan nasib Diwung dari Tangerang. Diwung mendapatkan Rp 200 ribu. Semua berasal dari pemberian umat yang beribadah sejak pagi hingga siang
Ada lagi cerita Dewi (28) dari Jasinga, Bogor. Bersama balita digendongannya dia hanya mendapat sebesar Rp 35 ribu.
Para pemburu angpau di Petak Sembilan (Foto: A Masaul Khoiri/detikcom) |
"Saya dari pagi baru dapat Rp 35 ribu. Tadi ada pembagian dan saya baru keluar. Jadi gak dapat," tutur Dewi.
Panitia pembagian uang sumbangan yang berasal dari para umat mengatakan, mereka sudah membagikan 7 kali pembagian sejak pagi sampai siang ini. Uang yang dibagikan berupa pecahan Rp 10 ribu, Rp 5 ribu, dan Rp 2 ribu.
"Jadi pembagiannya merata. Sudah 7 kali dibagikan sejak pagi tadi. Tergantung besaran umat yang nyumbang ke panitia. Kita bagikan setelah dirasa cukup untuk dibagikan," tutur Hilman, salah seorang panitia pembagi uang sumbangan umat yang juga salah seorang hansip di Kelurahan Glodok. (trw/trw)












































Para pemburu angpau di Petak Sembilan (Foto: A Masaul Khoiri/detikcom)