Dari pantauan, Fahri tiba di kantor DPP PKS sekitar pukul 19.30 WIB. Mengenakan mobil sedan hitam, dia tak memberikan pernyataan kepada awak media begitu masuk ke dalam area kantor DPP PKS. Awak media sendiri menunggu di luar kantor DPP dan tak diperbolehkan masuk.
Setelah Fahri masuk, para petinggi PKS keluar namun irit bicara saat ditemui media. Mengenakan mobil pribadi, satu persatu mereka keluar tanpa memberikan penjelasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini BPDO, saya gak ikut. saya kan di DPP. Kalau ini Badan Penegak Disiplin Organisasi.Β Tunggu saja nanti, tanya beliau (Fahri, red) saat keluar," ujar Tifatul di area kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta, Senin (11/1/2016).
Begitupun dengan Presiden PKS yang keluar sebelum Tifatul. Ia juga tak memberikan pernyataan. Hingga pukul 21.10 WIB, Fahri masih berada di dalam kantor DPP PKS.
Seperti diketahui, Fahri diminta mundur dari jabatan Wakil Ketua DPR. Salah satunya disuarakan secara pribadi oleh Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri.
Namun, Fahri sepertinya tak ingin mundur. Dia juga mempertanyakan kapasitas BPDO yang memeriksa dirinya. Fahri juga menegaskan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS tak bisa memberikan kebijakan untuk menggantikannya.
"BPDO itu kan kalau ada yang melanggar disiplin organisasi. Posisi saya itu tidak ditentukan AD/ART PKS. Tapi, konstituen dan UU MD3," ujar Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/1/2016).
(hty/Hbb)











































