Fahri juga dinilai Sohibul sebagai seorang negarawan. Terlebih sebagai Kader PKS, tentunya Fahri memahami maksud Salim Segaf.
"Saudara Fahri itu kader yang negarawan. Tidak diragukan lagi pasti memahami tertib dan aturan organisasi," kata Sohibul kepada detikcom, Minggu (10/1/2016) kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya harap dia (Fahri) kooperatif dan semoga selalu dalam kebaikan," kata Sohibul.
Fahri Hamzah, lewat keterangannya, menyatakan Ketua Majelis Syuro PKS yang baru Salim Segaf Al-Jufri pernah mengutarakan permintaan itu kepada dirinya.
Namun permintaan Salim Segaf bagi Fahri bersifat pribadi. Karena itu Fahri menjawab permintaan itu secara pribadi pula. Fahri menyatakan belum pernah mendapatkan surat tertulis dari partainya untuk mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua DPR.
"Terkait permintaan mundur dari kader dan simpatisan, perlu saya jelaskan bahwa saya belum pernah menerima selembar surat apapun dari kaderย PKS yang meminta saya mengundurkan diri. Hanya memang pernah ada pembicaraan pribadi dengan Ketua Majelis Syuro PKS.ย Namun karena permintaan itu bersifat pribadi โ bukan keputusan lembaga atau institusi partai - maka saya juga telah memberikan tanggapan secara pribadi pula. Terkait hal ini, saya akan menjelaskan secara lengkap pada kesempatan yang lain," kata Fahri kepada detikcom, Minggu (10/1) kemarin. (dnu/dnu)











































