Presiden PKS: Fahri Hamzah Negarawan, Pasti Paham

PKS Desak Fahri Hamzah

Presiden PKS: Fahri Hamzah Negarawan, Pasti Paham

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 11 Jan 2016 07:51 WIB
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Fahri Hamzah mengungkapkan dirinya diminta mundur dari jabatan Wakil Ketua DPR oleh Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri. Menanggapi hal itu, Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman bersangka baik kepada Fahri Hamzah.

Fahri juga dinilai Sohibul sebagai seorang negarawan. Terlebih sebagai Kader PKS, tentunya Fahri memahami maksud Salim Segaf.

"Saudara Fahri itu kader yang negarawan. Tidak diragukan lagi pasti memahami tertib dan aturan organisasi," kata Sohibul kepada detikcom, Minggu (10/1/2016) kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sohibul juga berharap Fahri tak melawan keputusan partai (kooperatif). Namun demikian, Sohibul tak menerangkah lebih jauh soal yang dianggapnya sebagai urusan internal itu.

"Saya harap dia (Fahri) kooperatif dan semoga selalu dalam kebaikan," kata Sohibul.

Fahri Hamzah, lewat keterangannya, menyatakan Ketua Majelis Syuro PKS yang baru Salim Segaf Al-Jufri pernah mengutarakan permintaan itu kepada dirinya.

Namun permintaan Salim Segaf bagi Fahri bersifat pribadi. Karena itu Fahri menjawab permintaan itu secara pribadi pula. Fahri menyatakan belum pernah mendapatkan surat tertulis dari partainya untuk mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua DPR.

"Terkait permintaan mundur dari kader dan simpatisan, perlu saya jelaskan bahwa saya belum pernah menerima selembar surat apapun dari kaderย  PKS yang meminta saya mengundurkan diri. Hanya memang pernah ada pembicaraan pribadi dengan Ketua Majelis Syuro PKS.ย  Namun karena permintaan itu bersifat pribadi โ€“ bukan keputusan lembaga atau institusi partai - maka saya juga telah memberikan tanggapan secara pribadi pula. Terkait hal ini, saya akan menjelaskan secara lengkap pada kesempatan yang lain," kata Fahri kepada detikcom, Minggu (10/1) kemarin. (dnu/dnu)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads