Pengamat LIPI: Konflik Iran-Saudi Tak Akan Berdampak Langsung ke Indonesia

ADVERTISEMENT

Pengamat LIPI: Konflik Iran-Saudi Tak Akan Berdampak Langsung ke Indonesia

Rina Atriana - detikNews
Selasa, 05 Jan 2016 10:18 WIB
Protes eksekusi mati arab saudi (Foto: Istimewa/Reuters)
Jakarta - Hubungan diplomatik Iran dan Arab Saudi terputus sebagai buntut dari eksekusi mati seorang ulama Syiah terkemuka, Nimr Baqr al-Nimr. Meski begitu, diperkirakan konflik regional ini tak akan berdampak langsung bagi Indonesia.

"Saya kira mungkin tidak (berdampak langsung), kita tidak perlu lah kena dampak dari sana, itu persaingan regional," kata Pengamat Timur Tengah dari LIPI, Hamdan Basyar, saat dihubungi, Senin (4/1/2016).

Hamdan mengatakan, Iran dan Saudi sebagai negara dengan produksi minyak tinggi bisa saja sedikit mengganggu jalur perdagangan minyak dunia. Namun ia memperkirakan bahwa dampaknya tak akan terlalu besar, khususnya bagi Indonesia.

"Jalurnya mungkin terganggu, tapi perkiraan saya tidak terlalu berdampak. Saya kira juga kita tidak perlu ikut-ikutan. Sebaiknya tidak melibatkan diri," tutur Hamdan.

"Saya kira sekarang konsidi (harga minyak) memang sedang turun, kalau ganggu supply mungkin iya, tapi tidak separah beberapa tahun lalu, di mana saat itu Iran mengancam menutup teluk. Rasa-rasanya belum ke sana," paparnya.

Hamdan menambahkan, konflik Iran dan Saudi menurutnya tak akan berlangsung lama. Seandainya banyak negara yang hadir sebagai penengah dan mengarahkan untuk dilakukannya dialog bersama.

"Kalau beberapa negara lain ikut campur, mungkin akan segera reda. Mereka (Saudi-Iran) didorong untuk melakukan dialog bersama," imbuhnya. (rna/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT