2016, Kemendikbud Akan Menambah Sekolah yang Terapkan Kurikulum 2013

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Sabtu, 02 Jan 2016 10:49 WIB
Mendikbud Anies Baswedan. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Kurikulum 2013 sempat menuai kontroversi hingga akhirnya belum diberlakukan ke seluruh sekolah di Indonesia. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan di awal menjabat langsung mengambil keputusan untuk menunda penerapan Kurikulum 2013 tersebut.

"Begitu masuk ke pemerintahan ini kita coba men-tackle masalah yang selama ini jadi keluhan di masyarakat. Implementasi kurikulum 2013 sebelum dimatangkan desainnya sudah mau diterapkan. Oleh karena itu, kami langsung tunda sambil mematangkan," kata Anies kepada wartawan (31/12/2015).

Dalam buku Kilasan Setahun Kinerja Kemendikbud, disebutkan bahwa kementerian itu akan tetap konsisten melakukan tahapan sebelum menerapkan kurikulum 2013. Tahapan yang dimaksud adalah sesuai dengan Permendikbud Nomor 159 Tahun 2014 yaitu pemaparan ide, desain, dokumen, implementasi, hasil, dan dampak.

Hingga saat ini sudah ada 6.000 sekolah yang telah menjalani Kurikulum 2013 selama 3 semester. Sekolah-sekolah ini akan menjadi perintis penerapan Kurikulum 2013.

Untuk tahun ajaran 2016/2017 akan ditambah jumlah sekolah yang menerapkan Kurikulum 2013 menjadi 25 persen. Kemudian pada tahun ajaran 2017/2018 menjadi 60 persen, hingga pada 2019/2020 tercapai 100 persen sekolah menerapkan Kurikulum 2013.

"Kita ingin proses perbaikan kurikulum jadi satu-satunya cara. Perhatian kita kurikulum sangat besar," kata Anies. (bag/aws)