Pesawat Jatuh di Airshow

Luhut: Letkol Marda Anak Bintara Pleton Saya Waktu di Kopassus

Rina Atriana - detikNews
Senin, 21 Des 2015 22:28 WIB
Foto: Istimewa/detikcom
Jakarta - Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan berduka atas tragedi jatuhnya pesawat T-50i Golden Eagle dalam Gebyar Dirgantara di Yogyakarta. Salah satu pilot yang meninggal, Letkol Marda, merupakan anak bintara Luhut ketika ia masih di Kopassus.

"Mengenai pesawat tempur yang jatuh, saya ada perasaan yang mendalam, sedih, karena Letkol Pnb Marda itu anak dari bintara pleton saya waktu di Kopassus yang gugur di Timtim," kata Luhut di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (21/12/2015) malam.

Luhut mengatakan, Marda juga satu sekolah dengan anaknya di SMA Cijantung, Jakarta Timur. Luhut mengenal Marda sebagai sosok pintar dan salah satu pilot terbaik yang dimiliki TNI AU.

"Ini anak pintar, lulus dengan baik, pilot terbaik di TNI AU," ujarnya.

Luhut menambahkan, dirinya telah dua kali berbicara dengan Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU). Diketahui bahwa pesawat yang dikemudikan oleh Letkol Marda dan Kapten Dwi Cahyadi itu masih baru dan memiliki teknologi yang bagus.

"Memang semua pesawat sampai tadi malam tadi pagi dalam keadaan baik, pilot juga dalam kondisi prima. Sekarang investigasi mengenai kejatuhan ini masih terus dilakukan karena pesawat ini bisa dikatakan masih baru dan teknologinya bagus," tuturnya. (rna/aws)