Melihat Hubungan Indonesia-AS dari Tulisan Tangan Jokowi di Blair House

Melihat Hubungan Indonesia-AS dari Tulisan Tangan Jokowi di Blair House

Indah Mutiara Kami - detikNews
Kamis, 29 Okt 2015 08:24 WIB
Melihat Hubungan Indonesia-AS dari Tulisan Tangan Jokowi di Blair House
Foto: Ekslusif Foto: Shohib Masykur/detikcom
Jakarta - Saat menginap di Blair House dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Presiden Joko Widodo sempat menggoreskan kesan pesan serta tanda tangan di buku tamu. Ternyata, tulisan tangan Jokowi tersebut mencerminkan hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat yang terjalin.

Analis tulisan tangan (grafolog) dari American Handwriting Analysis Foundation, Deborah Dewi menganalisis tulisan tangan Jokowi dari beberapa indikator. Indikator itu adalah margin kanan, margin kiri, arah pergerakan tulisan yang berbeda arah, baseline, dan beberapa bentuk huruf.

Foto: Deborah Dewi


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari situ bisa disimpulkan bahwa awalnya ada keraguan dari Jokowi terkait hubungan Indonesia-AS. Namun, dia tetap punya minat besar untuk menjalin hubungan diplomasi.

"Ketika diintepretasikan secara menyeluruh, menunjukkan Pak Jokowi ragu bahwa di antara Indonesia dan Amerika telah atau akanĀ  terjalin hubungan persahabatan. Namun setelah melalui berbagai tahap observasi, beliau punya ketertarikan besar untukĀ  mengembangkan hubungan diplomatik kedua negara ini," kata Deborah dalam perbincangan, Kamis (29/10/2015).

Deborah menuturkan bahwa keraguan itu terlihat pada 3 indikator sekaligus yaitu margin kanan yang menjauh (panahĀ  merah), arahĀ  pergerakan tulisan yang berbeda arah (panah biru) dan penggalan kata yang tidak lazim pada kata "persahabatan" (tertulis: perĀ  sahabatan)

"Keraguan tersebut sangat kuat sehingga membuat beliau sangat berhati‐hati dalam membuat kesepakatan dan akan melakukanĀ  kontrol ketat terhadap semua kesepakatan yang sudah terjadi agar benar‐benar terlaksana dan berjalan sebagaimana mestinya," ujar Deborah.

"Menulis ibarat bernapas. Ritme pemenggalan huruf dan kata yang tertuang pada goresan adalah hasil proyeksi otak bawah sadar penulisnya," lanjutnya.

Jokowi mengisi buku tamu sesaat sebelum meninggalkan Blair House, Selasa (27/10/2015), pukul 17.00 waktu setempat. Dalam kalimat singkat, Jokowi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak Blair House yang telah bersikap ramah tamah dan penuh kehangatan kepada seluruh delegasi Indonesia selama kunjungan ke Washington DC.

"Terima kasih atas kehangatan, persahabatan, dan keramah-tamahan yang baik selama rombongan Indonesia berada di Blair House. Terima kasih yang sebesar-besarnya," tulis Jokowi. (imk/hat)


Berita Terkait