DetikNews
Selasa 06 Oktober 2015, 12:01 WIB

Tolak Angkot Jadi Berbadan Hukum, Para Sopir Demo di Balai Kota Bogor

Kartika Sari Tarigan - detikNews
Tolak Angkot Jadi Berbadan Hukum, Para Sopir Demo di Balai Kota Bogor Foto: Kartika Sari Tarigan/detikcom
Jakarta - Puluhan sopir angkot memenuhi Balai Kota Bogor, Jl IR H. Juanda. Mereka menolak aturan angkutan kota (angkot) menjadi berbadan hukum dan dikelola oleh pemerintah.

Massa yang berdemo merupakan para sopir yang punya angkot sendiri, pengusaha angkot dan sopir yang bekerja di pengusaha angkot. Mereka berorasi sambil membawa spanduk bertuliskan "Kami pengusaha angkutan se-Bogor menolak balik nama STNK, BPKB dan izin trayek menjadi badan hukum".

Salah satu sopir angkot, Ukap saat ditemui detikcom di lokasi, Selasa (6/10/2015), mengatakan menagaskan menolak angkot memiliki badan hukum. "Kami jelas menolak karena ini merugikan. Sekarang pikir saja kalau punya rumah terus diambil orang, terima nggak?" kata Ukap.

Ukap menolak jika angkot dijadikan penyebab macetnya jalan di kota Bogor. Menurutnya kemacetan di sana karena banyaknya mobil pribadi.

"Katanya angkot bikin macet, padahal macet karena kendaraan pribadi, ojek dan mobil preman," ujar Ukap.

Foto: Kartika Sari Tarigan/detikcom


Saat ini enam perwakilan sopir angkot sedang berada di dalam Balai Kota untuk proses mediasi dengan pihak pemda. Jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, mereka akan tetap bertahan berdemo di Balai Kota sampai tuntutan dikabulkan.

Menurut penuturan para pendemo, di Bogor ada 9 koperasi miliki pengusaha yang berfungsi untuk mengatur angkot. Dengan adanya balik nama ini maka koperasi akan diambil alih pemerintah, baik itu STNK dan BPKB angkot juga akan dibalik nama. Sehingga pemerintah bisa lebih mudah mengatur angkot di Bogor.

Foto: Kartika Sari Tarigan/detikcom

(slm/faj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed