BNN Bongkar Penyelundupan Sabu 103 Kg di Alat Pijat

Ray Jordan - detikNews
Jumat, 28 Agu 2015 11:47 WIB
Foto: Rachman Haryanto (ilustrasi)
Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersinergi dengan Bea Cukai dan Imigrasi berhasil mengungkap penyelundupan sabu ke Indonesia melalui mesin sepeda motor, alat pijat, tas dan genset. Total sabu yang berhasil disita seberat 103 Kg.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Deddy Fauzi Elhakim mengatakan, kasus itu diungkap pada periode Juni-Agustus 2015. Total ada 14 kasus dengan 23 tersangka.

"5 WNA Nigeria dan 18 WNI," ujar Deddy saat jumpa pers di Gedung BNN, Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (28/8/2015).

Deddy mengungkap, modus operandi yang digunakan bermacam-macam. Ada yang dimasukkan ke dalam mesin sepeda motor, mesin genset, alat pijat, tas perempuan bahkan di dalam cartridge printer.

"Modus operandinya diwujudkan dengan membagi-bagikan kepada sindikat-sindikat kecil dari Juni-Agustus. Total ada 14 sindikat, yang semua dikendalikan dari Cina dan Nigeria," kata Deddy.

"Atas perintah presiden, kita dibutuhkan kerjasama lintas sektoral dalam mengungkap tindak pidana narkotika ini. Bukan hanya lintas sektoral, tapi ada kerjasama yang lebih menusuk dan mendalam," tambah Deddy.

Sementara itu, Kabag Humas BNN Slamet Pribadi menjelaskan rincian barang bukti sabu yang berhasil diungkap dengan berat total 103,8 Kg.

"Yang di dalam alat pijat barang buktinya seberat 20 Kg, di rongga-rongga tas perempuan 2 Kg, di mesin motor yang pertama ada 27,8 Kg, kedua 37 Kg. Sedangkan di dalam cartridge printer 3 Kg, di dalam mesin genset 3,8 Kg," kata Slamet Pribadi. (jor/slh)