ADVERTISEMENT

Situs Revolusi Mental Kemenko PMK Down, Berapa sih Biaya Pembuatannya?

Herianto Batubara - detikNews
Rabu, 26 Agu 2015 16:17 WIB
Foto: http://revolusimental.go.id/
Jakarta - Baru 2 hari diluncurkan, situs Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) milik Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) tak bisa diakses. Mereka beralasan situs tersebut overload.

detikcom pun menghubungi Kepala Bagian Humas Kemenko PMK Dian Vita Sari lewat telepon, Rabu (26/8/2015) sore. Dia membenarkan situs yang beralamat di www.revolusimental.go.id itu down karena tingginya antusiasme masyarakat yang mengakses.

"Itu karena banyaknya masyarakat yang masuk, makanya down. Dan itu ceritanya down juga karena dari pukul 01.00 pagi ada yang hack situsnya," kata Vita.

Vita tak bisa menjawab banyak ketika ditanya siapa pihak yang diserahkan menangani situs tersebut, di mana servernya, dan data-data lainnya, karena dia tidak masuk dalam tim tersebut.

"Ini pekerjaan Tim Pokja Revolusi Mental," sahut Vita. Dia mengatakan, pihaknya akan segera membuat keterangan pers kepada media mengenai situs tersebut.

Menurut Vita, pihaknya saat ini tengah bekerja keras agar situs itu bisa berfungsi normal lagi. Apalagi, seperti yang dia sebut sebelumnya, antusiasme masyarakat sangat tinggi mengakses situs tersebut.

"Lagi diperbaiki, besok pagi insya Allah sudah bisa lagi. Akan dimigrasi ke server yang baru," kata Vita. Vita tidak mengetahui di mana server situs itu sebelumnya dan ke server mana akan dipindah.

Sejak diluncurkan, banyak pihak yang mengkritik situs Kemenko PMK yang dipimpin Puan Maharani itu, terutama para netizen di jejaring sosial. Mulai dari tak bisa diakses lewat PC, tampilannya yang sederhana, dan lainnya. Ada pula yang menuding situs tersebut mencontek situs pribadi Presiden Amerika Barack Obama.

Kabar tak sedap paling santer, pembuatan situs itu menelan dana hingga lebih dari Rp 100 miliar. Isu itu pun langsung ditampik Vita.

"Enggak, dana pembuatan web itu tidak lebih dari Rp 20 juta," ujar Vita tegas.

Saat dibuka hari ini pukul 12.00 WIB, Kamis (26/8/2015), situs www.revolusimental.go.id tidak bisa dibuka karena overload. Di situs itu juga tertulis penjelasannya.

"Mohon Maaf. Karena antusiasme masyarakat yang begitu tinggi, server kami mengalami overload. Untuk itu, kami sedang dalam proses upgrade server. Terima kasih untuk dukungan dan partisipasinya. Salam Revolusi Mental!" bunyi situs itu saat dibuka.

Saat dijenguk lagi pukul 15.52 WIB bunyi di situs tersebut berubah.  "Terima kasih atas saran dan masukannya terhadap web revolusimental.go.id. Sejak awal dalam melaksanakan setiap kegiatan, Kami menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, termasuk dalam membangun web revolusimental.go.id. Kami akan bekerja keras untuk memperbaikinya agar menjadi lebih baik. Mari bersama-sama melakukannya," demikian bunyinya.

Revolusi mental sendiri disebut Kemenko PMK adalah gerakan nasional untuk mengubah cara pandang, pola pikir, sikap-sikap, nilai-nilai, dan perilaku bangsa Indonesia. Selain itu juga untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian.

Menurut Deputi bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK Haswan Yunaz di kantor Kemenko PMK, Jl Medan Merdeka Barat, Senin (24/8/2015), di www.revolusimental.go.id setiap hari akan menampilkan cara-cara berkehidupan di era revolusi mental. Diharapkan masyarakat juga dapat berperan aktif dalam menggalakkan program pemerintah ini. (hri/nrl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT