DetikNews
Senin 27 Juli 2015, 19:18 WIB

Ahok Minta Maaf ke Pengunjung JakBook & Edu Fair 2015 yang Kecewa

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Ahok Minta Maaf ke Pengunjung JakBook & Edu Fair 2015 yang Kecewa Foto: Ayunda W Safitri
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama kecewa bukan main dengan Jakarta Book & Education Fair 2015 yang diselenggarakan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI). Atas nama Pemprov, pria yang akrab disapa Ahok ini meminta maaf kepada warga yang telah datang.

"Saya mohon maaf untuk kejadian ini kepada bapak, ibu," tutur Ahok saat memberi sambutan di Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2015).

Ahok marah karena mendapat laporan dari sejumlah pengunjung yang menyebut harga-harga perlengkapan sekolah di pameran tersebut lebih mahal. Padahal seharusnya orangtua siswa yang memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP) bisa mendapat potongan harga lebih murah, sehingga saldo yang terdapat di dalam rekeningnya tidak banyak habis terpakai untuk memenuhi perlengkapan sekolah jelang tahun ajaran baru 2015/2016.

"Ini kan KJP buat pelajar anak SD 2 minggu boleh tarik Rp 50 ribu, anak SMP dan SMA narik Rp 50 ribu tiap minggu. Kalau nanti ke depan Kopaja-Kopami sudah Rp/Km, KJP tidak bisa ditarik satu sen pun. Sisanya boleh ditarik pas mau tahun ajaran baru. Jadi kalau anak punya tas bagus sampai akhir nggak usah beli," jelasnya.

Ahok membayangkan, dengan pameran buku dan perlengkapan pendidikan seperti ini bisa memberi kesempatan pelajar memenuhi kebutuhannya. Sebab semasa kecil, Ahok merasa beruntung keluarganya bisa membelikan kebutuhan buku, tas dan lain sebagainya untuk bersekolah.

Sementara itu, tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama dengan dia. Oleh karenanya dia pun berandai dengan pameran seperti ini harga-harga bisa menjangkau seluruh pangsa pasar memenuhi kebutuhannya.

"Saya membayangkan waktu saya kecil kebetulan ada uang di kampung kalau datang ke Jakarta boleh beli sepatu, baju, buku, tas. Kalau di Jakarta gaji bapaknya pas-pasan satu anak butuh Rp 800 ribu per bulan, kalau 4 anak gimana. Makanya di Jakarta 40 persen banyak anak yang tidak sekolah," urainya.

"Kalau mau kerjasama dengan DKI jangan mendzolimi orang kecil. Saya pasti marah. Saya kalau mampu membantu orang miskin, saya tidak suka di politik. Ini bukan habitat saya," tutup Ahok.
(aws/bar)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed