Polres Jaktim dan Puslabfor Polri Investigasi Kebakaran Kantor Komnas PA

Idham Khalid - detikNews
Senin, 29 Jun 2015 12:54 WIB
Kapolres Jaktim Pimpin Uji Labfor Kebakaran di Komnas PA (foto: Idham/detikcom)
Jakarta - Sedikitnya empat ruangan kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) terbakar diamuk si jago merah. Kepolisian Resor Jakarta Timur siang ini terjun ke lokasi untuk melakukan uji laboratorium forensik atas peristiwa tersebut.

Di lokasi telah dipasang garis polisi. Kapolres Jakarta Timur Kombes Umar Farouq yang memimpin uji labfor itu tiba Kantor Komnas PA, Senin (29/6/2015) sekitar pukul 11.40 WIB. Umar Faroq dan 4 petugas dari Puslabfor Polri langsung menyisir ke bagian-bagian gedung yang terbakar. Selain itu, polisi juga menanyai dua saksi mata perihal kejadian tersebut.

"Ini salah satu bentuk investigasi untuk mengungkap asal muasal kebakaran, sumber api dari mana, hasil dari saksi-saki, secara laboratorium forensik Mabes, mencari titik temunya sumber apinya dari mana," kata Umar di lokasi.

Polisi belum dapat menarik kesimpulan penyebab kebakaran tersebut. Sebab masih dilakukan pengumpulan material-material yang bisa menjadi pembuktian ilmiah maupun informasi lainnya.

"Belum bisa disimpulkan, butuh waktu," ujarnya.

Sementara saat disinggung apakah ada dugaan kebakaran itu akibat sabotase atau berkaitan dengan kasus Engeline di Bali, Umar meminta masyarakat untuk melaporkan ke polisi jika memiliki informasi tentang kemungkinan sabotase.

"Kalau ada yang dapat informasi ada kaitan dengan (kasus Engeline) di Bali, silakan lapor ke kami biar ditindaklanjuti dengan serius," ujarnya.

"Siapapun yang menyebabkan kebakaran kalau ada kaitan dengan Bali akan diproses secara hukum," tandasnya.

Kebakaran di Komnas PA ini menghanguskan gudang data dan arsip. Dewan Konsultatif Komnas PA sempat memastikan data kasus Engeline hangus. Namun, Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait mengaku dirinya masih menyimpan semua data tersebut.

"Kalau ada (kebakaran ini) unsur kesengajaan, bahasanya kecele. Copy dan data-data semua masih ada di saya termasuk data-data tentang Engeline," jelas Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait. (idh/dhn)