Pengusaha Jamu Minta Jokowi Lindungi Industri Jamu Nasional

Mega Putra Ratya - detikNews
Senin, 25 Mei 2015 22:29 WIB
Jakarta - Presiden Jokowi mengimbau para pengusaha jamu serius mengembangkan jamu di Indonesia. Pengusaha jamu menyambut baik dan berharap pemerintah melindungi industri jamu nusantara.

"Sekarang menurut saya pemerintah itu bukan cuma memberikan izin tapi memfasilitasi, mengawal izin itu kesulitannya apa. Kemudian pemerintah melindungi," ujar Presiden Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Irwan Hidayat‎.

Hal itu dikatakan usai menghadiri pembukaan Munas Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Senin (25/5/2015).

Irwan mengaku bangga, Presiden Jokowi menaruh perhatian khusus pada industri jamu nasional. Oleh karena itu, para pengusaha jamu nasional ‎juga harus memikirkan masa depan industri jamu.

"Siapapun nanti yang jadi ketua umum menurut saya harus memikirkan. Semua sekarang ini industri masuk ke jamu mereka yang mempopulerkan dari 40-50 tahun lalu kalau mereka tak siap pasti ketinggalan. Nah itu harus jadi perhatian pengurus," imbuhnya.

‎Menurut Irwan, perkembangan jamu tradisional di Indonesia cukup baik. Saat ini perkembangan industri jamu harus ditingkatkan lagi.

"Pokoknya apa saja yang menggunakan bahan-bahan alam meningkat dan menurut saya harus meningkat lagi. Semakin negeri ini semkin tumbuh semkin tumbuh penggunaan jamu," ungkapnya.

Dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), lanjut Irwan, pemerintah harus memberikan perlindungan lebih bagi industri jamu. Pemerintah juga diminta membina para perusahan-perusahan jamu nasional.

"MEA itu ya menurut saya, pemerintah harus memberi izin, mengawal izin itu, memproteksi, mengawasi perusahaan itu benar atau nggak, kalau nggak benar ya dibina. Kalau memang merugikan ya ditutup," katanya.

Sebelumnya Jokowi berjanji pemerintah akan membantu pengembangan produk jamu nasional. Pemerintah akan membantu mulai dari lahan hingga infrastruktur.

"Untuk itu ke depan pemerintah harus menciptakan iklim usaha yang positif bagi industri jamu. Peta jalannya seperti apa 10 tahun ke depan, harus disiapkan ke depannya, kemudian juga regulasinya terkait dengan kawasan harus dilihat apa yang kurang, apa yang mesti diperbaiki," kata Jokowi dalam pembukaan Munas GP Jamu.



(Mega Putra Ratya/Rivki)