Kemlu: Australia Potong Bantuan untuk Kemajuan Indonesia

- detikNews
Rabu, 13 Mei 2015 18:49 WIB
Jakarta -

Australia memotong bantuan kepada Indonesia sebesar 40 persen dari 605 juta dolar di tahun 2014 menjadi 366 juta dolar untuk tahun anggaran 2015/2016.‎ Indonesia pun menghargai alasan pemotongan bantuan itu.

"Bantuan dikurangi karena kepentingan kemajuan negara yang dibantu. Bantuan Australia kini diutamakan kepada negara yang lebih membutuhkan di kawasan Pasifik," tutur Juru Bicara Kemlu Arrmanatha Nasir dalam konferensi pers di kantornya, Jl Pejambon No 6, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2015).

Meski ada pemotongan bantuan, namun kerja sama antara RI dan Australia tetap terjalin. Australia juga masih memiliki komitmen kuat terhadap Indonesia.

"Joe Hockey (Menteri Perbendaharaan Negara Australia) sudah menegaskan bahwa pemotongan bantuan tidak hanya ditujukan kepada negara tertentu saja," imbuh Arrmanatha.

Sebelumnya Presiden Jokowi juga telah menyatakan bahwa pemotongan bantuan merupakan hak pemerintahan Australia. Jokowi juga menanggapi santai terkait pemotongan bantuan tersebut.

"Ya hak pemerintah Australia lah, mau dipotong, mau dihilangkan. Haknya di sana (Australia). Masa kamu mau nangis-nangis," kata Jokowi di lokasi ground breaking pembangunan RS Ridwan Meuraksa, Pinang Ranti, Jakarta Timur, sore ini.

(bpn/rvk)