Rektor Unair Samakan CT dengan Tjokroaminoto dan Buya Hamka

- detikNews
Sabtu, 18 Apr 2015 13:30 WIB
CT Guru Besar Unair (Imam/ detikcom)
Surabaya - Dalam pidatonya saat dikukuhkan sebagai guru besar, Chairul Tanjung (CT) menerangkan bahwa kewirausahaan menurutnya adalah perpaduan antara pragmatisme, idealisme, dan tata nilai Indonesia.

Perpaduan tiga hal itu membuat CT disamakan oleh Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof. Dr. H Fasichul Lisan, Apt dengan HOS Tjokroaminoto.

"Seperti Tjokroaminoto," kata Fasich saat menyampaikan sambutannya seusai CT menyampaikan pidatonya di ruang Garuda Mukti, Gedung Rektorat kampus C Unair, Sabtu (18/4/2015).

Fasich lalu menyitir ucapan terkenal Tjokroaminoto yakni setinggi-tinggi ilmu, semurni-murni tauhid, sepintar-pintar siasat. Tiga kalimat mutiara itulah yang menjadi obat jiwa bagi perjuangan Indonesia saat itu termasuk bagi ketiga muridnya yang mempunyai aliran berbeda yakni Sukarno dengan nasionalismenya, Semaun dengan sosialis komunismenya dan Kartosuwiryo dengan agamisnya.

"CT juga adalah Buya Hamka masa kini," lanjut Fasich tanpa menjelaskan persamaan apa antara CT dengan Buya Hamka.

Menurut Fasich, prinsip CT dalam pidatonya sangat sejalan dengan Unair yang mempunyai motto excellence with morality yakni memajukan manusia namun tetap menjunjung tinggi moralitas.

"Prinsip dalam pidato tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan dan digunakan di mana saja," tandas Fasich.
(iwd/gah)