Reshuffle Kabinet di Depan Mata

- detikNews
Rabu, 15 Apr 2015 11:06 WIB
Jakarta - Presiden Joko Widodo tengah melakukan evaluasi kabinet. Kabarnya reshuffle kabinet sudah di depan mata, benarkah?

"Kabinet itu selalu kita evaluasi setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, terus dievaluasi," kata Jokowi mengonfirmasi isu soal evaluasi menteri yang semakin panas, saat berbincang dengan wartawan di Bandara Internasional Lombok, NTB, Kamis (9/4/2015) lalu.

Sayang Jokowi masih merahasiakan kapan hasil evaluasi kabinet tersebut diumumkan. "Nanti suatu saat akan kita umumkan," imbuh pria 53 tahun ini.

Jokowi terus menerima masukan berbagai pihak soal kinerja menteri. Seperti kepada para pengamat yang diundang makan siang di Istana Negara sekasa kemarin, Presiden Jokowi mengungkap kemungkinan besar akan mereshuffle kabinet.

"Reshuffle kabinet sudah pasti," kata salah seorang pengamat politik yang diundang Jokowi Selasa kemarin.

Memang saat makan siang santai itu Presiden Jokowi curhat soal pemerintahannya. Presiden mengakui sejumlah kementerian agak lelet menjalankan program Pemerintah.

"Pak Jokowi menekankan kepada kabinetnya, yang pertama adalah program-program harus pro rakyat. Kedua, kita harus tunjukkan kerja benar dan benar-benar bekerja. Yang ketiga masalah mereka yang di daerah pinggiran itu harus diutamakan," tutur Thamrin menirukan pernyataan Jokowi kepada para menteri kabinet. Hal itu disampaikan Thamrin saat berbincang dengan detikcom melalui sambungan telepon, Rabu (15/4/2015).

"Pak Jokowi merasa beberapa kementerian agak lelet. Jadi beliau bilang menteri itu harus mengejawantahkan visi pemerintah," lanjutnya.

Thamrin enggan mengungkap siapa menteri yang dianggap Jokowi lelet. Meski demikian dalam pertemuan itu Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mempresentasikan hasil survei terkininya soal kinerja menteri yang memang dinilai belum maksimal.

Kepada detikcom, Qodari melihat reshuffle kabinet mungkin solusinya. "Evaluasi kabinet sangat perlu, perlu reposisi dan pergantian pemain," kata Qodari, kepada detikcom, Rabu (15/4/2015).

Lalu kapan Jokowi mereshuffle kabinet dan siapa menteri yang kena evaluasi?

(van/try)