DetikNews
Selasa 14 April 2015, 14:12 WIB

Komjen Buwas: Gelar Perkara Komjen BG Ditunda, Nanti KPK dan PPATK Diundang

- detikNews
Komjen Buwas: Gelar Perkara Komjen BG Ditunda, Nanti KPK dan PPATK Diundang
Jakarta - Kabareskrim Mabes Polri Komjen Budi Waseso (Buwas) memastikan bahwa gelar perkara kasus Komjen Budi Gunawan (BG) yang dilimpahkan dari Kejagung tak jadi dilakukan hari ini. Ada saksi ahli yang tak bisa hadir.

"Saksi ahli tidak bisa hadir kita tunggu lengkap," jelas Buwas di sela-sela pengungkapan kasus Narkoba di Jakarta Barat, Selasa (14/4/2015).

Saksi ahli yang diundang antara lain Romly Atmasasmita, Chairul Huda, dan beberapa lainnya. Pembatalan hari inin juga karena adanya ekspose pengungkapan kasus narkoba Freddy Budiman, serta ada Rakernis Bareskrim.

"Jadi kita pending dulu lah, kita lihat waktunya yang pas karenaa ada saksi ahli berhalangan juga, kalau gelar itu internal penyidik saja," tutur Buwas.

Buwas juga menyampaikan bahwa instansi terkait baik KPK, PPATK, Kejagung juga akan diundang terkait gelar perkara ini.

"Dari KPK, PPATK, dan para pakar hukum untuk menilai itu, termasuk internal kepolisian, Propam Polri ikut menilai. Bareskrim hanya memfasilitasi saja, ini baru kita evaluasi dan akan kita gelar terbuka, hari ini belum dilaksanakan karena ada kegiatan," jelas dia.

Buwas juga menegaskan, soal sikapnya pada KPK, menurut dia jangan sampai lembaga antikorupsi itu menjadi alat kepentingan pribadi.

"KPK jangan dilemahkan tapi harus kita kuatkan, kita dorong bukan orang yang menggunakan kewenangannya untuk kepentingan pribadi, itu yang paling penting," urai dia. "Laporan PPATK, dugaan pelanggran, nah dari dugaan itu apakah unsur-unsur bisa memenuhi," tambahnya.

Sedang soal berkas dari kasus BG itu, dia menambahkan, berkas itu ada tiga bundel dan berupa fotocopy-an.

"Itu saya tidak bisa menilai ya, supaya netral biar orang lain yang menilai. Yang jelas ada 3 bundel, tebal tipis relatif, penentuan itu setelah ada keputusan bisa naik sidik atau tidak kita evaluasi kembali. Foto copy dilegalisir bisa juga jadi asli, tapi kalau tidak dilegalisir kan bisa dinyatakan tidak bernilai, saya tidak bisa menyatakan itu, nanti kan dari Labfor yang menentukan legalisir itu," tutup dia.

  • Komjen Buwas: Gelar Perkara Komjen BG Ditunda, Nanti KPK dan PPATK Diundang
  • Komjen Buwas: Gelar Perkara Komjen BG Ditunda, Nanti KPK dan PPATK Diundang

(vid/ndr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed