Jamin Fair, Komjen Buwas Bentuk Tim Telaah Berkas Komjen BG

- detikNews
Jumat, 10 Apr 2015 11:33 WIB
Jakarta - Kabareskrim Komjen Budi Waseso (Buwas) membentuk tim guna menelaah berkas Komjen Budi Gunawan (BG) dari Kejagung. Buwas menegaskan, nantinya akan dilakukan gelar perkara lebih dahulu. Komjen BG sendiri sudah dinyatakan tak bersalah berdasarkan putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Yang jelas di internal kita sudah ada. Tapi saya kalau buat tim itu dari segala sudut tidak Divkum saja, tidak Eksus saja supaya pemahaman itu jelas. Dengan Kejagung kita juga bekerjasama, artinya begini kejagung melimpahkan berkas hasil penelitian mereka gelar, hasil penilaian itulah kejagung menyimpulkan bahwa sesuai dengan MoU yang telah dilakukan antara KPK dan Polri, yang duluan melaksanakan penyelidikan dan penyidikan itulah yang duluan menangani kasus itu," beber Buwas di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (10/4/2015).

Buwas menegaskan, sesuai MoU, Polri berhak menangani kasus ini karena penyelidikan dan penyidikan telah dilakukan lebih dahulu.

"Dan memang untuk berkas itu dinilai oleh Jaksa Agung bahwa ini berkas pernah dilakukan penyelidikan oleh Polri dalam hal ini Bareskrim sehingga dengan dasar itulah Kejagung menyerahkan hal ini kepada polisi dalam hal ini Bareskrim," tegas dia.

Buwas menjamin tim dari Bareskrim akan terbuka melakukan penelaahan agar tak ada rasa curiga. KPK dan Kejagung akan diundang. Juga saksi ahli, PPATK ikut juga diundang.

"Kita internal juga menghadirkan Irwasum Propam Wassidik dan Divkum kita undang supaya unsur dari permasalahan ini jelas," tutur Buwas.

Buwas menegaskan, pekan depan gelar perkara akan dilakukan. Nanti lewat gelar itu akan diketahui apakah memenuhi unsur pidana atau tidak.

"Insya allah minggu depan. Kita pengen secepatnya supaya gini tidak ada lagi dibilang SP3, karena kan kalo lanjut ya lanjut. Kalau memang ya tidak memenuhi unsur pidana ya kita bersama-sama. Jangan seolah-olah digulirkan ini polisi berpihak khususnya Pak BG, ini polisi memihak polisi karena ini personelnya. Kita fair," urainya.

Tapi Buwas memilih menjawab diplomatis soal berkas kasus Komjen BG yang hanya fotocopy dan hanya selembar dari KPK.

"Karena itulah kita sedang nilai makanya saya belum bisa bilang. Oleh sebab itu yang bisa nilai tim nanti ahli yang bicara apakah ini sudah suatu berkas dan ada nilai yuridisnya. Apakah mentersangkakan Pak BG sudah cukup biarlah nanti saksi ahli," tutup dia.

(ahy/ndr)